Siapa Salah? Pria Ini Kritis di Rumah Sakit Gara-gara Dikerok Istri Tetangga & Penjelasan Polisi

Supriyanto kritis lalu dibawa ke rumah sakit gara-gara dikerok oleh istri tetangga.

Ternyata di depan rumah S, Solikin dan Mahfud sudah terlihat saling mengayunkan celurit dalam keadaan mabuk. Akibat perkelahian memakai celurit itu, tubuh keduanya sama-sama terluka dan berlumuran darah.

Zainul akhirnya melapor ke polisi setempat. Bhabinkamtibmas bersama anggota SPKT Polsek Tempeh langsung mendatangi lokasi. 

Polisi sampai harus mengeluarkan tembakan ke udara untuk melerai kedua orang yang sudah bersimbah darah namun masih berkelahi itu.

Baca: Kronologi Siswi SMPN Diculik Disusul Permintaan Tebusan Rp 150 Juta & Penjelasan Resmi Polisi

Baca: Lowongan Kerja Terbaru PT Angkasa Pura I, Butuh Karyawan Minimal Lulusan D3, Daftar Online di Sini!

Baca: Pak Dosen PTN Kepergok Berduaan di Kosan Mahasiswi oleh Istri & Anak, Ini Terjadi Kemudian

Baca: Siapa Sebenarnya Golfer TRG? Penyumbang Uang Kampanye Jokowi-Maruf Amin, Gimana Prabowo-Sandi?

Baca: 4 Updating Transfer: Prahara Persib Bandung Gaet Esteban Vizcarra, Persija Fix, PSM & Borneo FC?

Polisi dibantu warga sekitar akhirnya membawa keduanya ke RSUD dr Haryoto, Lumajang.

Menurut Zainul, perselisihan keduanya akibat sama-sama menyukai S. Hal ini seperti dituturkan kepada pihak Polsek Tempeh.

“Ini permasalahannya soal cinta, mereka berdua sama sama suka kepada Saudari S. Keduanya bertemu di depan rumah perempuan itu dan terlibat cekcok. Satu orang yang bernama Solikin mengaku telah menikah siri dengan S, dan tidak terima jika S didekati oleh Mahfud. Keduanya sama-sama minum minuman keras, dan sama-sama membawa celurit sampai akhirnya carok," kata Zainul.

Sabtu (5/1/2019) siang, kedua orang laki-laki itu masih sama-sama dirawat di RSUD dr Haryoto, Lumajang. Solik menderita luka di bagian kepala, dan tangan kiri. Sedangkan Mahfud terluka di bagian leher dan tangan kiri.

Dalam peristiwa itu, polisi menyita barang bukti berua dua buah celurit, masing-masing milik Solikin dan Mahfud, juga sepeda motor milik Mahfud.

Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran menegaskan, pihaknya akan menegakkan peraturan kepada kedua orang tersebut.

"Atas tindakan kedua pelaku yang melakukan Perkelahian satu lawan satu dapat dipidana sebagaimana di maksud dalam Pasal 184 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling 7 Tahun," ujar Hasran kepada Surya.co.id, Sabtu (5/1/2019).

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban menambahkan, tindakan kriminalitas dan gangguan ketertiban umum bisa dipicu oleh seseorang yang mengkonsumsi minuman beralkohol.

"Nah ini ada masalah hati yang kemudian diperparah dengan efek minuman keras, akhirnya luka hati berujung luka di sekujur tubuh. Masalah cinta namun berakibat fatal seperti ini akibat miras. Karena itu, kami terus secara gencar menumpas peredaran miras di Kabupaten Lumajang," tegas Arsal.

Dia menambahkan, jika antar warga memiliki masalah, sebaiknya diselesaikan secara baik-baik bukan melalui carok yang berujung nyaris merenggut nyawa masing-masing orang.

"Kami akan mengembangkan kasus ini untuk membuat terang agar masalah ini dapat segera terselesaikan," pungkas Arsal.

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

(Tribun Jateng)

Baca: Kronologi Siswi SMPN Diculik Disusul Permintaan Tebusan Rp 150 Juta & Penjelasan Resmi Polisi

Baca: Lowongan Kerja Terbaru PT Angkasa Pura I, Butuh Karyawan Minimal Lulusan D3, Daftar Online di Sini!

Baca: Pak Dosen PTN Kepergok Berduaan di Kosan Mahasiswi oleh Istri & Anak, Ini Terjadi Kemudian

Baca: Siapa Sebenarnya Golfer TRG? Penyumbang Uang Kampanye Jokowi-Maruf Amin, Gimana Prabowo-Sandi?

Baca: 4 Updating Transfer: Prahara Persib Bandung Gaet Esteban Vizcarra, Persija Fix, PSM & Borneo FC?

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Terbakar Cemburu, Seorang Suami Bacok Pria yang Minta Kerokan kepada Istrinya, 

Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved