Perusahaan Pemecah Batu yang Dikeluhkan

Pemkab Pangkep Bakal Evaluasi Perusahaan Pemecah Batu di Mangilu

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pangkep, rencananya akan mengevaluasi perusahaan pemecah batu yang dikeluhkan warga Mangilu

Pemkab Pangkep Bakal Evaluasi Perusahaan Pemecah Batu di Mangilu
FB Firman Bondong
Rumah warga Kampung Mangilu yang terkena dampak debu dari perusahaan pemecah batu yang dikeluhkan warga Mangilu, Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep, Sulsel, Kamis (10/1/2019). foto FB Firman Bondong.

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, Munjiyah Dirga Ghazali

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pangkep, rencananya akan mengevaluasi perusahaan pemecah batu yang dikeluhkan warga Mangilu, Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep, Sulsel, Kamis (10/1/2019).

"Iya kita sementara cek izin perusahaan yang dikeluhkan itu karena data yang ada sama kami ini data perusahaan pemecah batu tiga tahun terakhir," kata Kepala Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Bachtiar.

Dia menyebut, masa berlaku izin perusahaan pemecah batu yang ditangani DPMPTSP mulai dari empat sampai lima tahun.

Baca: Jalanan Menuju Kampus STAI DDI Pangkep Berlubang

Baca: Hotman Paris Kaget Wawancara Eks Mucikari Artis Robby Abbas, Ungkap Pria Hidung Belang dari Pejabat

Baca: Ini Penyebab Aset Abu Tours Belum Bisa Dibagikan ke Jemaah

Baca: Nasdem Sinjai Jadikan Survei LSI Sebagai Motivasi Buat Kader

Baca: Jarang Terjadi! Acara Malam Mappacci Putra Nurdin Abdullah, Pertemukan SYL dan Amin Syam

Baca: Cari Tahu Melempemnya Industri Maritim Sulsel, Ikatan Alumni Teknik Unhas Adakan Tudang Sipulung

Baca: Hujan Berpotensi Guyur Kabupaten Wajo Sejak Pagi Hingga Sore

Baca: Ketua Bawaslu Pangkep: Dirut Perusda Sulsel Tidak Terbukti Melanggar

Baca: Lowongan Kerja BUMN Bulog, Lulusan SMK D3 & S1, Tutup 13 Januari, Buruan Daftar Online di Link Ini

Baca: Resmob Polsek Panakkukang Bekuk DPO Curas

Bahtiar mengaku saat ini petugas dari DPMPTSP sudah turun mengecek langsung lokasi.

"Sudah saya suruh turun anggota untuk cek langsung. Meski ada izinnya dan kalau sudah meresahkan warga begitu, kita akan evaluasi bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, warga sekitar, Firman Bondong memposting foto-foto rumah warga yang terkena dampak debu, Jumat (4/1/2019).

Selain itu, keluhan puluhan warga Kampung Mangilu yang mengeluhkan aktivitas pabrik pemecah batu (kraser).

Keluhan mereka karena debu dari aktivitas pabrik tersebut beterbangan hingga ke rumah warga disekitar area pabrik.

Baca: Survei LSI Sebut PSI Bakal Gagal, Watum DPD PSI Wajo Optimis Raih Suara Melenial

Baca: Hari ini, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani Hanya Punya Satu Agenda

Baca: TP PKK Gowa Mulai Lakukan Monitoring PKK Kecamatan

Baca: Pihak Vanessa Angel Blak-blakan soal Kuasa Hukum Mundur, Saling Klaim Ini

Baca: Hari Ini, Listrik Padam 7 Jam di Maros, Ini Lokasinya

Baca: Siapa Salah? Pria Ini Kritis di Rumah Sakit Gara-gara Dikerok Istri Tetangga & Penjelasan Polisi

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Baca: Jarang Terjadi! Acara Malam Mappacci Putra Nurdin Abdullah, Pertemukan SYL dan Amin Syam

Baca: Video : Ritual Mappaccing Mentan Amran Sulaiman Jelang Pernikahan Putra Bungsu Gubernur Sulsel

Baca: Siapa Salah? Pria Ini Kritis di Rumah Sakit Gara-gara Dikerok Istri Tetangga & Penjelasan Polisi

Baca: Tahun Ini, Pep Guardiola Target Manchester City Raih 4 Trofi

Baca: Ini Alasan BPJS Tak Bayar Klaim RSUD Bulukumba Rp 12 Miliar

Baca: Cari Tahu Melempemnya Industri Maritim Sulsel, Ikatan Alumni Teknik Unhas Adakan Tudang Sipulung

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved