'Pak Ogah' Masih Berkuasa di Makassar

Padahal Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah, telah meminta dinas terkait mengatasi persoalan pak ogah tersebut.

amiruddin/tribun-timur.com
Pak Ogah di Jl Urip Sumoharjo (depan kantor Gubernur Sulsel) dan Jl Perintis Kemerdekaan Makassar (depan Pondok Madinah). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Amiruddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - 'Pak Ogah' masih menguasai beberapa U-Turn atau titik putar balik kendaraan di Kota Makassar, Kamis (10/1/2019) sore.

Baca: Anggota TNI Akan Sisir Pak Ogah di Seluruh Kota Makassar

Pantauan tribun-timur com, Pak Ogah menguasai U-Turn  Jl Urip Sumoharjo, Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Dr Leimena, dan ruas jalan lainnya.

Padahal Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah, telah meminta dinas terkait mengatasi persoalan pak ogah tersebut.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu meminta persoalan Pak Ogah diatasi, karena dianggap menimbulkan kemacetan di Kota Makassar.

"Ini Dinas Perhubungan, saya minta tolong pak ogah ditertibkan. Ini bersinergi dengan pemerintah kota," kata Nurdin Abdullah.

Tim yang dibentuk, pun telah melakukan razia sejak beberapa hari lalu.

Sementara itu, salah seorang pak ogah di Jl Urip Sumoharjo, Arman, mengaku terpaksa bekerja sebagai pak ogah guna menghidupi keluarganya.

"Maumi diapa, kita cari uang'ji ini buat keluarga," katanya.

Ia pun berharap ada solusi yang diberikan pemerintah jika pak ogah dilarang lagi beraktivitas di U-Turn.

Sekadar diketahui, pak ogah biasanya membantu pengendara yang hendak memutar balik kendaraannya pada sejumlah U-Turn.

Pak ogah yang rerata masih pemuda dan remaja itu membantu pengendara memutar balik, sambil berharap imbalan.

Penulis: Amiruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved