Bisnis Ritel Tak Tergerus, Baji Pamai Tawarkan Kualitas

"Perekonomian di 2019 ini tidak akan jauh beda dengan 2018, namun kami diuntungkan, karena kami jajakan barang yang setiap hari dibutuhkan," kata Ivan

Bisnis Ritel Tak Tergerus, Baji Pamai Tawarkan Kualitas
fadly/tribuntimur.com
Awal tahun, manajemen Tribun Timur bersilaturahmi ke supermarket & Kafe Baji Pamai Jl Ranggong Makassar, Kamis (10/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Awal tahun, manajemen Tribun Timur bersilaturahmi ke supermarket & Kafe Baji Pamai Jl Ranggong Makassar, Kamis (10/1/2019).

Hadir menerima Komisaris Utama Baji Pamai Supermarket & Kafe, Ivan Surianto David Tranku. Dalam pertemuan, Ivan Surianto banyak berbicara terkait perkembangan ritel di Kota Makassar pada khususnya.

"Perekonomian di 2019 ini tidak akan jauh beda dengan 2018, namun kami diuntungkan, karena kami jajakan barang yang setiap hari dibutuhkan," kata Ivan.

Baca: Penadah Motor Curian, Udin Dihajar Warga Timoreng Panua Sidrap

Baca: Pemkot dan Lapas Kelas I Makassae Jalin Kerja Sama Pemberdayaan Warga Binaan

Baca: Perempuan Muda Sulsel Deklarasi Dukung Jokowi-Maruf

Terkait daya beli masyarakat, kata Ivam, memang di 2018 agak berkurang.

"Namun itu untuk barang tertuntu saja. Di Baji Pamai kami tawarkan kebutuhan rumah tangga, sandang dan pangan. Syukur selama hampir 25 tahun kami berdiri, pelanggan datang dan berbelanja baik dalam dan kota Makassar," katanya.

Soal kualitas, kata Ivan, menjadi daya tarik Baji Pamai untuk customer setianya.

Baca: Polres Gowa: Siswi Korban Penyekapan Sering Dipukul Ibunya

Baca: TRIBUNWIKI: Ini Profil Atlet Kempo Berprestasi Rahmayani, Juara Porda yang Juga Model

"Selama ini, budaya masyarakat cari barang murah tapi tidak kualitas. Kita ini butuh kualitas dan kuantitas,
jangan seperti HP, harga murah penyakitnya banyak. Itu yang kami ingin edukasi ke masyarakat," kata Ketua DPP & DPD Asosiasi Pengusaha Ritel indonesia (Aprindo) Kawasan Timur Indonesia itu.

Beberapa makanan misalnya, lanjut dia, diskon 50 persen padahal sudah kadaluarsa. "Konsumen mau murah namun berkualitas, sulit dapatnya sekarang," katanya.(*)

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

 

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved