Kronologi Rumah Pimpinan KPK Dapat Serangan Teror, Bom High Explosive Tergantung di Pagar Rumah
Dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Raharjo dan La Ode Muhammad Syarif mendapat teror.
TRIBUN-TIMUR.COM-Dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Raharjo dan La Ode Muhammad Syarif mendapat teror bom.
Kediaman keduanya disebut-sebut dilempari bom molotov.
Bahkan, di rumah Ketua KPK Agus Raharjo di Perum Graha Indah Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi ditemukan tas warna hitam diduga berisi bom rakitan jenis high explosive pada Rabu (9/1/2019).
Berdasarkan informasi yang diterima TribunWow.com, diduga bom rakitan jenis high explosive itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB.
Baca: 5 Updating Transfer: Persija Rilis 22 Skuad Fix, Persib Fokus Pemain Asing, PSM Pincang, Persebaya?
Baca: Selayar Hari Ini Hujan Ringan, Tinggi Gelombang 0.5 - 0.75 Meter
Baca: Ada Apa? Zakir Rasyidin Mundur Sebagai Pengacara Vanessa Angel di Kasus Prostitusi Artis
Baca: PSM Jumpa Kalteng Putra, Wasyiat Hasbullah Termotivasi Hadapi Zulkifli Syukur Cs
Mulanya, anggota polisi Aipda Sulaeman melihat tas hitam digantung di pagar depan rumah Ketua KPK Agus Raharjo pada pukul 05.3WIB
Setelah itu, Aipda Sulaeman membuka pintu gerbang rumah sambil menunggu sopir tiba.
Selang dua menit, sopir datang untuk menjemput Agus Raharjo di kediamannya.
Saat itu, posisi mobil Innova yang dikendarai sopir berada di luar rumah, sementara di garasi ada mobil Camry.
Kemudian, mobil Innova dimundurkan agar dapat mengeluarkan mobil Camry yang ada di dalam garasi.
Selanjutnya, Aipda Sulaeman memeriksa tas hitam itu dan menemukan barang yang diduga rangkaian bom.
Melihat barang yang diduga rangkaian bom, Aipda Sulaeman segera mengamankan tas itu ke rumah sebelah.
Kemudian, dirinya bersama anggota Polri satuan Gegana Bripka I Nyoman Ardana melakukan penjinakan bom dengan cara melepas baterai dan detonator yang berfungsi sebagai pemicu ledakan.
Baca: Detik-detik Siswi SMK Ditusuk Pria Bertato hingga Tewas, Terekam CCTV, Gini Selanjutnya
Baca: Wajo Diprediksi Hujan, Kecepatan Angin Capai 40 Knot
Baca: BMKG: Bulukumba Berawan Sepanjang Siang Hingga Malam
Barang bukti yang diduga bom yang telah diamankan berupa pipa paralon, detonator, sikring, kabel warna kuning, biru, oranye, palu ukuran 7 cm.
Lalu, ada juga serbuk yang diduga semen putih, baterai Panasonic Neo 9 Voll bentuk kotak dan tas berwarna hitam.
Hal tersebut sudah ditangani oleh Polda Metro Jaya.
Rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Agus Rahardjo, di Perumahan Graha Indah, Jatiasih Kota Bekasi mendapatkan ancaman teror dengan ditemukan tas berisi paralon dan paku, Rabu (9/1/2019). (Warta Kota/Muhamad Azzam)
Sementara mengutip dari Warta Kota, penjaga rumah Ketua KPK Agus Raharjo, Eman mengatakan penemuan benda mencurigakan diduga mirip bom itu disangkutkan di pagar.
"Iya, saya yang lihat pertama kali itu (benda mirip bom). Ditaruh dalam keadaan tersangkut dengan posisi menjorok ke dalam garasi pagar rumah," kata Eman, Rabu (9/1/2019).
Melihat benda mencurigakan berupa tas itu, ia lalu mengecek, dan di dalamnya ternyata berisi paralon, paku, kabel, baterai, dan serbuk.
"Saya langsung lapor, telepon ke polsek setempat," katanya
Ditanya lebih jauh, Eman tak mau banyak bicara, dan langsung bergegas kembali masuk ke dalam rumah.
"Sudah, polisi sudah pada datang, lagi tangani. Sudah ya mas, itu sudah saya sampaikan ke kepolisian, segitu aja ya," tuturnya.
Feri, warga yang tinggal di depan rumah Ketua KPK Agus Raharjo mengatakan, penemuan benda mencurigakan itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.
"Ya sekitar pukul 05.30 ramai bangat, ada Tim Gegana juga. Diduga bom itu ditemukan di tas hitam, posisi digantung di pagar rumah Pak Agus. Saya enggak tahu bentuk persisnya, soalnya steril," bebernya.
Tas Hitam Tergantung di Pagar
Benda mencurigakan diduga bom yang ditemukan di rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Kota Bekasi merupakan tas berwarna hitam yang disangkutkan di pagar rumah.
Kapolsek Jatiasih Kompol Ili Anas mengatakan, saat diselidiki tas itu berisi pipa paralon yang menyerupai bom.
Baca: Kasihan, Siswa MTs Guppi Lisu Belajar di Kelas Beralaskan Tanah dengan Dinding Seng
Baca: Pimpinan KPK Dapat Teror, Rumah Dilempari Bom, Kesaksian Tetangga Dengar Ledakan Dini Hari
Baca: Partainya Belum Lolos PT, Ketua PAN Jeneponto Ini Akan Jadi Motivasi
Baca: Indomaret Cabang Langnga Pinrang Dibobol Maling, Rp 9 Juta Raib
Baca: Bupati Tugas Luar, Pemuda Lira Soroti ASN Bantaeng Malas-malasan
"Usai dilihat, ternyata itu berisi paralon," kata Ili saat dikonfirmasi, Rabu (9/1/2019).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, tas berwarna hitam itu berisi sebuah rangkaian menyerupai bom paralon dan terdapat baterai, serbuk putih, paku, kabel, detonator, dan sekring.
Tampak benda mencurigakan yang menyerupai bom paralaon ditemukan di Rumah Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Kota Bekasi, Rabu (9/1/2019).
Sementara itu, Eman selaku penjaga rumah Agus mengatakan, dirinya melihat tas hitam mencurigakan disangkutkan oleh seseorang ke pagar rumah Agus.
"Saya yang lihat (tas) disangkutin di pagar, isinya paralon. Saya yang lapor ke Polsek Jatiasih," kata Eman.
Eman menambahkan, dia melihat tas hitam tersangkut di pagar rumah pukul 05.30 WIB. Saat mengecek dan melihatnya berisi paralon mencurigakan, dia langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Jatiasih.(Tribun Wow/Kompas.com)
Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:
Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/agus-rahardjo-dan-laode-m-syarief.jpg)