Breaking News:

Habib Rizieq Ogah Pulang Sebelum Indonesia Aman, Usul Tagar #2019PrabowoPresiden

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ingin pulang ke Indonesia jika semua kondisi di Tanah Air itu aman dan kondusif.

Editor: Anita Kusuma Wardana
Tribunnews.com
Habib Rizieq Shihab Akhirnya Mau Pulang ke Indonesia, Tapi Ini Syaratnya 

TRIBUN-TIMUR.COM-Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif mengatakan, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ingin pulang ke Indonesia jika semua kondisi di Tanah Air itu aman dan kondusif.

"Beliau ingin pulang kalau ada kepastian bahwa semuanya aman di Indonesia baik dari pendukung beliau, dari kita, ataupun dari pihak pemerintah, harus 'clear' dulu, jangan sampai beliau pulang kemudian dikerjai lagi, akhirnya umat kelepasan, umat kehabisan kesabaran ini bahaya bagi bangsa. Jadi itu yang sangat dipertimbangkan," kata Slamet kepada pers usai dialog kebangsaan di Kementerian Koordinator Bidang Politik l, Hukum dan Keamanan, Jakarta, Jumat (10/11/2018) lalu.

Baca: Istri Kedua, Oksana Voevodina Hanya Jadi Permaisuri saat Bulan Madu dengan Raja Kelantan Malaysia

Baca: Babinsa di Sidrap Dapat Bantuan Motor Dinas

Baca: Sebelum Pensiun, Tiga Personel Kodim 1420 Sidrap Wajib Ikut MPP

Baca: Tim Prabowo-Sandi Target 75% Suara di Luwu Utara

Habib Rizieq Shihab
Habib Rizieq Shihab (TRIBUNNEWS.COM)

Dialog kebangsaan dengan tema "Dengan Semangat Ukhuwah Islamiyah Kita Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa" ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Menteri Agama, perwakilan dari kementerian dan lembaga terkait lain, pimpinan organisasi masyarakat Islam dan tokoh Islam.

Dia mengatakan, Habib Rizieq sangat mempertimbangkan keamanan dan kondisi Indonesia.

Slamet mengatakan, lewat komunikasi yang dia jalin dengan Habib Rizieq, Rizieq berharap agar Pemilihan Umum 2019 tetap berjalan aman dan damai.

 Baca: Penyakit Ustadz Arifin Ilham hingga Dirawat di RSCM, Anies Baswedan dan Kapolri Membesuk

Baca: Gubernur Anies Baswedan Dukung Prabowo Diperiksa Bawaslu, Bagaimana Gubernur Sulsel Dukung Jokowi?

Baca: 3 Sumur Uang Vanessa Angel Sebelum Tertangkap Polisi Main di Hotel Disewa via Prostitusi Online

Baca: Lowongan Kerja BUMN Bulog Butuh Karyawan SMK dan S1, Batas Akhir 13 Januari, Daftar Online di Sini!

Terkait dialog kebangsaan itu, Slamet mengatakan, ada penjelasan dari Kementerian Dalam Negeri terkait bendera yang dilarang dan tidak.

Bendera yang dilarang dikibarkan adalah bendera yang bertuliskan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) .

"Tadi sudah ditegaskan dari Kementerian Dalam Negeri bahwa bendera tauhid tidak dilarang, yang dilarang yang HTI. Kami tetap akan mengibarkan bendera tauhid di negara yang kita cintai bersama ini," tuturnya.

Habib Rizieq Usulkan Ganti Tagar

Selanjutnya, mengutip CNNIndonesia.com, Inisiator gerakan 2019 Ganti Presiden Mardani Ali Sera menyambut positif usulan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang mengusulkan agar tagar #2019GantiPresiden diubah menjadi tagar #2019PrabowoPresiden.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved