ACC Sulawesi: Trend Korupsi Merambah ke Desa

Menurut wakil ketua Badan Pekerja Anti Corruption Commintte (ACC) Sulawesi, Abd. Kadir Wokanubun, selama ini publik tahu korupsi

ACC Sulawesi: Trend Korupsi Merambah ke Desa
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Wakil Direktur ACC Sulawesi Abdul Kadir Wokanubun 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Trend kasus korupsi dari tahun ke tahun jadi sorotan dan perhatian publik, baik itu publik di perkotaan sampai ke pedesaan.

Menurut wakil ketua Badan Pekerja Anti Corruption Commintte (ACC) Sulawesi, Abd. Kadir Wokanubun, selama ini publik tahu korupsi hanya bersarang di Kota.

"Selama ini korupsi itu bersarang di kota dan pusat kekuasaan, namun kini sudah masuk dan merambah ke desa-desa," kata Kadir, Senin (7/1/2019) malam.

Pasalnya, korupsi kini merambah dan masuk ke desa-desa terlihat dari data kasus korupsi itu di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupai (Tipikor).

"Maka yang kini di perkotaan, itu sudah bukan lagi di dominasi oleh orang kota namun sudah merambah ke desa-desa, dan Infrastuktur jadi salah satu sektor yang banyak dikorupsi," jelas Kadir.

Dalam catatan ACC Sulawesi terkait data kasus korupsi selama tahun 2018. Pada Sektor Desa menjadi urutan pertama dengan mencatat 22 perkara.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved