Pemilu 2019

Alasan Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Lambat Laporkan LPSDK ke KPU Jeneponto

Tim kampanye Koalisi Indonesia kerja Jeneponto untuk Joko Widodo – Ma’ruf Amin juga melaporkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye LPSDK

Alasan Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Lambat Laporkan LPSDK ke KPU Jeneponto
Sudirman Sappara
Tim kampanye Koalisi Indonesia kerja Jeneponto untuk Joko Widodo – Ma’ruf Amin juga melaporkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) Ke KPU Jeneponto Jl. Radjamilo, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto Rabu (2/1/2018). 

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, Ikbal Nurkarim

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU – Selain Partai politik, tim kampanye Koalisi Indonesia kerja Jeneponto untuk Joko Widodo – Ma’ruf Amin juga melaporkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye LPSDK ke KPU Jeneponto Jl Radjamilo, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto Rabu (2/1/2018).

Sudirman Sappara menjelaskan kelambatan pelaporan disebabkan beberapa faktor, Kamis (3/1/2018).

"Kami menyamapaikan ke KPU yang pertama hampir semua partai penyusung berfokus pada pelaporan LPSDK partai seserta pemilu," ungkapnya.

Baca: Dosen FISIP Unismuh Makassar Minta Penyebar Hoax 7 Kontainer Surat Suara Ditangkap

Baca: Terungkap! 300 Pelajar Indonesia Diduga Jalani Kerja Paksa di Pabrik Taiwan, Dapat Perlakuan Begini

Baca: Kasat Lantas Sinjai Dimutasi ke Jeneponto

Baca: TRIBUNWIKI: Kenalkan Safriani Sudirman, Satu-Satunya Perempuan Anggota KPU

Baca: Siswa JILC Cendrawasih Belajar Jurnalis di Tribun Timur

Baca: Alasan Cuaca, Peringatan HAB Kemenag ke-73 UIN Alauddin Makassar Digelar di Auditorium

Baca: Awali Tahun 2019, Mentan Langsung Tancap Gas Ekspor Sayuran

Baca: Cuma Butuh Waktu 10 Menit, Begini Cara Cepat Bayar Pajak Kendaraan Anda

Baca: KPU Makassar Belum Rilis Semua Sumbangan untuk Parpol

Baca: Empat Orang Tersangka Kasus Sabu 1 Kg Masih Diperiksa Intensif

"Mereka masing-masing fokus pada itu, karena ancamannya di diskualifikasi dari peserta pemilu," jelasnya

Caleg dari partai Golkar untuk DPRD Jeneponto itu juga, mengungkapkan jika pelaporan LPSDK tim Jokowi Ma'ruf Jeneponto karena salah tafsir terkait batas pelaporan.

"Tafsiran kami terkait batas, asumsinya adalah pukul 24.00 wita, namun tafsiran kami salah dan kami jelaskan itu semua ke KPU Jeneponto" tutupnya.

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Baca: Tinggalkan Persija Jakarta, Renan Silva Resmi Gabung Borneo FC, Susul Asri Akbar

Baca: Syahbuddin, Caleg Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Tertinggi di Selayar

Baca: BAF Dana Syariah Tawarkan Reward kepada Agen, Trip ke Luar Negeri

Baca: NA Bubarkan TP2D, Sudirman: Saya Tak Mau Pusingi

Baca: Golkar Miliki Dana Kampanye Tertinggi di Maros

Baca: Abdul Rahman Akui Sepakat Bertahan di PSM Makassar

Baca: Golkar Miliki Dana Kampanye Tertinggi di Maros

Baca: Tim Jokowi-Maruf Tidak Laporkan Dana Kampanye ke KPUD Maros, Ini Masalahnya

Baca: 7 Update Transfer: Sandi Sute dan Pahabol ke Kalteng Putra, Borneo Gaet Playmaker Persija, Persib?

Baca: Art Festival Palopo Ditunda Sampai April 2019

Baca: Tim Jokowi-Maruf Tidak Laporkan Dana Kampanye ke KPUD Maros, Ini Masalahnya

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved