Sepanjang 2018, Jumlah Laka Lantas di Luwu Capai 344 Kasus

Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Muhammadi Muhtari mengatakan, dari jumlah kasus tersebut sedikitnya 71 orang korban meninggal dunia.

Sepanjang 2018, Jumlah Laka Lantas di Luwu Capai 344 Kasus
Profil WhatsApp AKP Muhammadi Muhtari
Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Muhammadi Muhtari. 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Sebanyak 344 kasus Laka Lantas terjadi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, sepanjang tahun 2018.

Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Muhammadi Muhtari mengatakan, dari jumlah kasus tersebut sedikitnya 71 orang korban meninggal dunia.

"Korban meninggal dunia 71 orang, luka-luka 413 orang, dan kerugian material Rp 408.975.000," ujarnya kepada TribunLuwu.com, Senin (31/12/2018).

Baca: Keluarga Besar PT Semen Tonasa Zikir dan Doa Jelang Pergantian Tahun 2019

Baca: Akhir Tahun, Jamaah Masjid se-Desa Paria Pinrang Zikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana

Baca: Tawuran antar Kelompok Warga di Jl Veteran Selatan Pecah, Penjual Petasan Ini Jadi Korban Penjarahan

Dari jumlah kasus laka tersebut, hanya 40 kasus yang sudah dinyatakan lengkap hasil penyidikannya atau P21.

Sementara lainnya, hanya sebatas surat penghentian penyidikan (SP3) sebanyak 12 kasus, dan diversi delapan kasus.

"Kebanyakan diselesaikan di luar pengadilan atau biasa disebut alternative dispute resolution (ADR) sebanyak 280 kasus. Dan masih ada empat kasus masih lidik," tuturnya.

Adapun faktor penyebab laka lantas itu sendiri ada tiga, yakni manusia, alam, dan teknis kendaraan.

"Pada umumnya faktornya cuman tiga itu saja. Seperti faktor manusia, human eror. Cuaca, hujan dan lainnya. Juga karena teknis seperti kendaraan bermasalah dan juga jalan," jelasnya. (*)

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved