Petani Kesulitan Dapat Solar, Pengelola SPBU Dipanggil Polres Maros

Mereka dipanggil oleh Binmas setelah adanya petani yang mengeluhkan sulitnya mendapat solar.

Petani Kesulitan Dapat Solar, Pengelola SPBU Dipanggil Polres Maros
Humas Polres Maros
47 Bhabinkamtibmas dan lima pengelola SPBU dikumpulkan oleh Binmas di aula lantai dua Mapolres, jalan Ahmad Yani, Kecamatan Turikale 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Kasat Binmas Polres Maros, AKP Ismail mengumpulkan 47 Bhabinkamtibmas dan lima pengelola SPBU, di aula lantai dua Mapolres, jalan Ahmad Yani, Kecamatan Turikale, Senin (31/12/2018).

Mereka dipanggil oleh Binmas setelah adanya petani yang mengeluhkan sulitnya mendapat solar. Padahal solar tersebut akan digunakan untuk traktor penggarap sawah.

Lima pengelola SPBU yang hadir yakni dari Buttatoa dan Patung Kuda jalan Jenderal Sudirman, Belang-belang poros Maros-Pangkep, Mandai poros Maros-Makassar, dan Camba.

Baca: Selama 2018, LBH Makassar Catat 13 Kasus Kekerasan Melibatkan Polisi

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Tahun Baru 2019 Paling Cocok Dibagikan/Share di FB, Instagram, WhatsApp

Baca: Cerdaskan ASN Maros, Hatta Rahman Resmikan Perpustakaan di Kantor Pemkab

"Ada sembilan SPBU yang ada di Maros, kami panggil. Tapi hanya lima yang datang. Ini kami lakukan sebagai tindaklanjut keluhan petani yang kesulitan mendapat solar," kata Ismail.

Petani sempat curhat kepada Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono saat melakukan pertemuan dengan warga di Hotel Dalton Makassar beberapa waktu lalu.

Setelah petemuan tersebut, Binmas Polres Maros langsung menindaklanjuti keluhan perani dengan melakukn pertemuan Babinkamtibmas dan pemilik SPBU.

"Pada pertemuan itu, pihak SPBU sepakat melakukan pengisian atau melayani pembelian solar kepada petani. Setiap petani dijatah 10 liter solar setiap hari," katanya.

Halaman
Penulis: Ansar
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved