100 Persen Desa di Sulselrabar Teraliri Listrik, Telan Dana Rp 629 Miliar

Desa yang menyala sebanyak 470, dengan jumlah pelanggan listrik desa 76.343 yang menghabiskan biaya sebesar Rp 629 miliar.

100 Persen Desa di Sulselrabar Teraliri Listrik, Telan Dana Rp 629 Miliar
KOMPAS.COM
Ilustrasi meteran listrik. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penghujung 2018, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) menggenapi Rasio Desa Berlistrik 100 persen di wilayahnya.

Tercatat, total pemasangan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 1.578 kilometer sirkuit (kms), dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 825 kms, dengan jumlah gardu 33 Mega Volt Ampere (MVA).

Desa yang menyala sebanyak 470, dengan jumlah pelanggan listrik desa 76.343 yang menghabiskan biaya sebesar Rp 629 miliar.

Rasio desa berlistrik 100 persen ditandai dengan peresmian enam desa di Sulawesi Tenggara. Keenam desa yakni, desa Wawosangi Kecamatan Wiwirano Kabupaten Konawe Utara, desa Mekar Jaya Kecamatan Langgikima Kabupaten Konawe Utara, desa Molore Pantai Kecamatan Langgikima Kabupaten Konawe Utara, desa Ngapa Inia Kecamatan Langgikima Kabupaten Konawe Utara, desa Analere Kecamatan Poleang Barat Kabupaten Bombana, dan desa Padalere Utama Kecamatan Wiwirano Kabupaten Konawe Utara.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melistriki keenam desa tersebut, dikarenakan keterbatasan akses jalan serta mobilisasi material cukup sulit dikarenakan medan yang menantang.

Partisipasi masyarakat desa juga menjadi kunci penting dalam terlistrikinya desa di Sulawesi Tenggara.

GM PLN UIW Sulserlabar, Bambang Yusuf menuturkan, peresmian enam lisdes ini merupakan kado akhir tahun 2018 ini.

"Semoga memberi kontribusi nyata untuk kemajuan masyakarat, dan kini PLN menyediakan layanan premium untuk memenuhi kebutuhan pelanggan PLN yang memiliki kebutuhan khusus," katanya.

Sementara itu, Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Syamsul Huda mengharapkan agar ketersediaan infrastruktur kelistrikan agar di gunakan secara produktif agar listrik dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Pada kesempatan yang sama diresmikan pula enam pelanggan premium bronze di provinsi Sultra. Keenam pelanggan premium yakni, PT Sultra Tuna Samudera dengan daya 1.110 kilo Volt Ampere (kVA), Pabrik Es Ade Sultra Pers dengan daya 556 kVA.

Lalu PT Lintas Bestari Selaras dengan daya 345 kVA, PT Hanagi Histalaraya dengan daya 197 kVA, PT Sultra Mitra Lestari dengan daya 240 kVA, dan Gedung Poliklinik Maxima dengan daya 82,5 kVA.

Layanan premium menjadi salah satu program unggulan PLN karena pelanggan tersebut menjadi prioritas yang mendapat jaminan kontinuitas pasokan listrik secara terus menerus tanpa padam.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved