Pelindo IV Makassar Investasi Alat Rp 73,88 Miliar di 7 Pelabuhan

Angka itu, untuk tujuh pelabuhan kelolaan yakni, Pantoloan, Gorontalo, Tarakan, Kendari, Sorong, Merauke dan Makassar New Port (MNP).

Pelindo IV Makassar Investasi Alat Rp 73,88 Miliar di 7 Pelabuhan
Dok Humas Pelindo IV
Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang memberi sambutan pada CEO Gathering yang digelar DPP Apindo Sulsel di Pulau Samalona Makassar, Minggu (12/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mengakhiri 2018, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) investasi alat Rp 73,88 miliar.

Angka itu, untuk tujuh pelabuhan kelolaan yakni, Pantoloan, Gorontalo, Tarakan, Kendari, Sorong, Merauke dan Makassar New Port (MNP).

Dirut PT Pelindo IV, Farid Padangn menuturkan, total ada 10 unit alat Reach Stacker (RS), 5 unit Head Truck (HT), 2 unit tronton, dan 1 unit Flat Bed dan Container Transtainer (C/T).

“Alat tersebut tengah dirakit dan segera dikirim ke masing pelabuhan hingga akhir Desember 2018,” kata Farid dalam rilisnya, Jumat (28/12/18).

Pihaknya, kata Farid, akan melakukan dua kali pengiriman ke masing pelabuhan.

Pengiriman pertama, 2 unit alat RS untuk di Pelabuhan Pantoloan dan 2 unit RS serta 4 unit HT untuk Pelabuhan Tarakan.

Sedangkan pengiriman kedua, BUMN yang mengelola jasa kepelabuhanan di Kawasan Timur Indonesia (KTI) ini, akan mengirim masing-masing 2 unit alat RS dan 2 unit HT untuk Pelabuhan Kendari, 2 unit RS dan 1 unit HT untuk Pelabuhan Sorong, serta 1 unit RS untuk di Merauke.

Pihaknya juga akan menempatkan 2 unit Tronton ditambah dengan Flat Bed untuk Pelabuhan Gorontalo. “Sementara untuk C/T akan ditempatkan di Makassar New Port, berikut 1 unit alat RS,” katanya.

Penambahan alat tersebut merupakan upaya untuk terus meningkatkan pelayanan level of service. Seperti di Pelabuhan Pantoloan, saat ini pelayanan yang ada sudah dipercepat, seiring bertambahnya alat untuk operasional pelabuhan yang terdampak bencana tsunami di Palu dan sekitarnya pada akhir September lalu.

Bahkan, pihaknya segera mengirim Crane baru untuk menggantikan 1 unit Crane yang roboh di Pelabuhan Pantoloan akibat bencana tsunami lalu.

“Semoga dengan bertambahnya alat di sejumlah pelabuhan, pelayanan yang sudah ada bisa lebih ditingkatkan lagi, sehingga perekonomian khususnya di KTI akan semakin lancar,” ujarnya.

Dia menambahkan, investasi alat yang dilakukan dipenghujung tahun ini juga dalam rangka persiapan di 2019 nanti, yang akan menjadi tahun produktivitas bagi Pelindo IV.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved