Pasca Ibadah Natal, Pemuda Muslim dan Gereja Toraja Gelar Baksos

Himpunan Pemuda-pemudi Muslim (Hipmus) Toraja Utara bersama Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) menggelar Baksos

Pasca Ibadah Natal, Pemuda Muslim dan Gereja Toraja Gelar Baksos
/ Foto Koord Divisi Humas Hipmus, Gunawan.
Himpus Toraja Utara dan PPGT menggelar Baksos setelah ibadah natal di halaman Gereja Toraja Jemaat Rantepao, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Rantepao, Rabu (26/12/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Himpunan Pemuda-pemudi Muslim (Hipmus) Toraja Utara bersama Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) menggelar Bakti sosial di halaman Gereja Toraja Jemaat Rantepao, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Rantepao, Rabu (26/12/2018) pagi.

Bakti sosial (Baksos) yang dilaksanakan membersihkan area gereja setelah ibadah natal, Selasa (25/12/2018) malam.

Baca: Tahun 2019, Pemkot Parepare Janji Benahi Lapangan Andi Makkasau

Baca: BREAKING NEWS: Hendak ke Pasar, Warga Bukit Nirwana Permai Makassar Dijambret

Baca: Natal, Angkasa Pura I Bagi-bagi Bingkisan untuk Calon Penumpang

Baca: Parepare Diguyur Hujan Deras, Hati-Hati Tanah Longsor

Baca: Lubang Jalan Ancam Pengendara, Sat Lantas Maros Koordinasi dengan Pemprov

Baca: 6 Fakta Penembakan Perwira TNI di Jatinegara, No 2 Identitas Korban, No 5 Pelaku Orang Terlatih

Baca: 2019, Sertifikat Tanah Bisa Jadi Jaminan Modal Usaha

Baca: Warga Jl Andi Tonro Makassar Dihebohkan Pria Terjepit di Sela Tembok Rumah

Baca: Polda Sulsel Resmi Launching Tilang Kamera

Baca: VIDEO: Jalan Pongtiku Makassar Tergenang

Sekitar puluhan Pemuda-pemudi yang tergabung dari Hipmus dan PPGT membantu jemaat membersihkan sampah, menyusun kursi dan lainnya.

Ketua Hipmus Toraja Utara, Hilmy Jahid menjelaksakan, Pemuda-pemudi muslim ingin menunjukkan bahwa bangsa ini rukun, toleran dan selalu bersama, serta tidak membeda-bedakan suku, agama dan ras (SARA).

"Jangan menjadikan perbedaan sebagai konflik, kami sebagai kaum muda menunjukkan kebersamaan itu dengan kegiatan Baksos," ucap Hilmy.

Menurutnya, perbedaan agama tidak menghalangi Hipmus untuk melakukan kegiatan Baksos yang jarang dijamah oleh berbagai lapisan masyarakat.

"Kebanyakan masyarakat menganggap pekerjaan itu merupakan tanggungjawab pemerintah, atas dasar itu Hipmus meyakini sampah adalah tanggung jawab kita semua," jelasnya.

Baca: Bawa Sabu-Sabu, 2 Pria Diamankan Satnarkoba Polres Pangkep di Mattampa Bungoro

Baca: Tahun Baru di Puncak Bila Sidrap, Evi Masamba Bakal Bawakan Delapan Lagu

Baca: 3 Kelompok Nelayan di Lampenai Dapat Bantuan Bupati Luwu Timur

Baca: VIDEO: Sandiaga Uno Sholawat Barsama Simpatisan di Jeneponto

Baca: Tomy Satria Ungkap Sisi Lain Sukri Sappewali Selama Menjabat Bupati Bulukumba

Lanjut Hilmy, di samping itu untuk memelihara lingkungan hidup, juga meningkatkan rasa toleransi dan kerjasama antar umat bergama.

"Kami tidak melihat perbedaan, tapi kami dengan tekad bersama membawa Indonesia, khususnya daerah Toraja Utara menjadi lebih baik, tanpa terkotak-kotak dan berbagai perbedaan," tutupnya. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: Risnawati M
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved