Korupsi Dana Desa Tinggimae di Gowa, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi penyalahgunaan anggaran dana desa (ADD) di Kabupaten Gowa, Rabu (26/12/2018).

Korupsi Dana Desa Tinggimae di Gowa, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka
ari/ tribun timur
Kapolres AKBP Shinto Silitonga merilis penetapan tiga tersangka kasus korupsi di Mapolres Gowa. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Ari Maryadi

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi penyalahgunaan anggaran dana desa (ADD) di Kabupaten Gowa, Rabu (26/12/2018).

Kasus penyalahgunaan dana desa ini terjadi di Desa Tinggimae Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa tahun anggaran anggaran 2016 hingga 2017.

Baca: Tahun 2019, Pemkot Parepare Janji Benahi Lapangan Andi Makkasau

Baca: BREAKING NEWS: Hendak ke Pasar, Warga Bukit Nirwana Permai Makassar Dijambret

Baca: Natal, Angkasa Pura I Bagi-bagi Bingkisan untuk Calon Penumpang

Baca: Parepare Diguyur Hujan Deras, Hati-Hati Tanah Longsor

Baca: Lubang Jalan Ancam Pengendara, Sat Lantas Maros Koordinasi dengan Pemprov

Baca: 6 Fakta Penembakan Perwira TNI di Jatinegara, No 2 Identitas Korban, No 5 Pelaku Orang Terlatih

Baca: 2019, Sertifikat Tanah Bisa Jadi Jaminan Modal Usaha

Baca: Warga Jl Andi Tonro Makassar Dihebohkan Pria Terjepit di Sela Tembok Rumah

Baca: Polda Sulsel Resmi Launching Tilang Kamera

Baca: VIDEO: Jalan Pongtiku Makassar Tergenang

Polisi yang melakukan penyelidikan sejak 21 September 2018 lalu akhirnya menetapkan tiga tersangka. Yaitu Faharuddin selaku kepada desa saat itu, Ramli bendahara desa, serta Andi Pabbentengi sekretaris BPD Tinggimae.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengungkapkan, ketiga pelaku ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil penyelidikan oleh tipikor Satreskrim Polres Gowa selama dua bulan.

"Kami mengumpulkan fakta-fakta lalu kami lakukan gelar perkara. Hasilnya tiga orang ditetapkan tiga tersangka," kata Shintosaat merilis kasus ini di Halaman Mapolres Gowa, Jl. Syamsuddin Tunru, Sungguminasa, Rabu (26/12/2018).

Dari tiga tersangka, polisi menyita 71 barang bukti. Antara lain laptop kantor, komputer, stempel dan nota palsu, buku tabungan.

Baca: Bawa Sabu-Sabu, 2 Pria Diamankan Satnarkoba Polres Pangkep di Mattampa Bungoro

Baca: Tahun Baru di Puncak Bila Sidrap, Evi Masamba Bakal Bawakan Delapan Lagu

Baca: 3 Kelompok Nelayan di Lampenai Dapat Bantuan Bupati Luwu Timur

Baca: VIDEO: Sandiaga Uno Sholawat Barsama Simpatisan di Jeneponto

Baca: Tomy Satria Ungkap Sisi Lain Sukri Sappewali Selama Menjabat Bupati Bulukumba

Ketiga tersangka saat ini telah ditahan di Mapolres Gowa. Ketiga sangka melanggar Pasal 2 subsider Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 2019 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun penjara," tegas Shinto.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

 

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved