DPK Bank Syariah Tumbuh 12,14%, Kredit Malah Turun

Industri perbankan syariah terus menunjukkan pertumbuhan yang positif hingga Oktober 2018 ini.

DPK Bank Syariah Tumbuh 12,14%, Kredit Malah Turun
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Karyawan menyambut nasabah dengan menggunakan busana khas Sulsel, baju bodo di Bank Muamalat Jl Ratulangi Makassar, Selasa (2/5/2017). Busana ini sengaja dikenakan dalam rangka memperingati HUT Bank Muamalat yang ke-25. tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Industri perbankan syariah terus menunjukkan pertumbuhan yang positif hingga Oktober 2018 ini.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) mencatat, aset perbankan syariah mencatatkan pertumbuhan 5,03 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dengan nominal Rp 7,51 triliun.

Kepala OJK RO 6 Sulampua, Zulmi belum lama ini menuturkan, angka tersebut sejalan dengan pertumbuhan aset perbankan konvensional 5,63 persen yoy dengan nominal Rp 135,88 triliun.

"Istimewanya, untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan syariah mencatat pertumbuhan double digit 12,14 persen yoy dengan nominal Rp 4,72 triliun, lebih tinggi dibanding pertumbuhan DPK perbankan konvensional 5,58 persen yoy dengan nominal Rp 88,94 triliun," kata Zulmi.

Namun untuk penyaluran kredit, perbankan syariah tak mengalami pertumbuhan. Bahkan penurunan di angka 1,75 persen.

"Secara umum pertumbuhan penyaluran kredit perbankan di Sulsel di angka 5,59 persen. Dimana bank umum berkontribusi 6,03 persen dan bank syariah turun 1,73 persen. Secara umum terjadi penurunan bila dibandingkan dengan tahun lalu di angka 9,03 persen untuk keseluruhan bank di Sulsel," katanya.

Angkanya, bank umum telah menyalurkan Rp 105,76 triliun hingga Oktober 2017, tumbuh melandai pada periode Oktober 2018 di angka Rp 112,13 triliun.

"Sedangkan bank Syariah, telah menyalurkan Rp 6,228 triliun pada Oktober 2017, dan pada Oktober 2018 di angka Rp 6,120 triliun," katanya.

Ditanya mengapa penyaluran kredit syariah mengalami penurunan, Zulmi menuturkan. Masih kurangnya edukasi dan inklusi jasa keuangan khususnya di perbankan syariah.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved