Kapolres Mamasa Bakal Tindak Tegas Pelanggar Hukum Saat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019

Polres Mamasa melakukan langkah preventif dengan menggelar patroli termasuk razia terutama untuk tempat hiburan malam.

Kapolres Mamasa Bakal Tindak Tegas Pelanggar Hukum Saat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019
tribunmamasa.com/herson bongga karaeng
Kapolres Mamasa AKBP Arianto 

Laporan Wartawan Herson Bonggakaraeng

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Polres Mamasa menyiapkan langkah preventif sebagai bentuk pengamanan menyambut Natal yang akan dirayakan Selasa (25/12/2018) dan menyongsong tahun baru 2019,.

Polres Mamasa melakukan langkah preventif dengan menggelar patroli termasuk razia terutama untuk tempat hiburan malam.

Kapolres Mamasa AKBP Arianto mengatakan, beberapa hari terakhir pihaknya melakukan razia di pintu masuk Kabupaten Mamasa maupun di Kota Mamasa sendiri.

Baca: Pangdam XIV Hasanuddin Pimpin Puluhan Prajurit Gabungan Lakukan Pengecekan 13 Gereja di Makassar

Baca: Rektor Unismuh Rahman Rahim Doakan Korban Meninggal Akibat Tsunami Selat Sunda Husnul Khatimah

Hal itu ditegaskan Arianto saat diwawancarai tribunmamasa.com, di Kantor Kapolres Mamasa Jl. Rantekatoan, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, Senin (24/12/2018).

Razia yang dilakukan untuk menekan timbulnya tindak pidana. Salah satunya melakukan razia minuman keras atau penjual petasan yang tidak mempunyai ijin edar.

“Jadi intinya untuk peredaran kembang api atau petasan, kita larang dan sampai saat ini kami tidak pernah memberikan atau mengeluarkan ijin tentang hal itu," tegasnya.

Lebih lanjut AKBP Arianto menegaskan hal-hal yang tidak sesuai undang-undang akan ditertibkan, terutama petasan dan kembang api.

“Apalagi, soal petasan dan kembang api dalam peredarannya harus mempunyai ijin khusus sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, lanjut AKBP Arianto, pihaknya meminta warga Mamasa untuk tetap waspada dengan bencana alam yang berpotensi terjadi.

Apalagi dari bulan November lalu, kata Arianto, wilayah Mamasa selalu dilanda gempa –meski kini intensitasnya sudah mulai menurun.

“Semog warga Mamasa tetap waspda jika ada gempa susulan. Dan saya berharap warga Mamasa dalam merayakan Natal dan Tahun Baru 2019 tetap berdoa dan bersyukur atas nikmat yang diberikan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Penulis: herson bongga karaeng
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved