Foto-foto Terkini Lokasi Tsunami Selat Sunda Pantai Carita Banten, Perhatikan Mobil dan Peti Kemas

Gelombang besar mirip tsunami menggepur wilayar pesisir dua daerah tersebut Sabtu (22/12/2018) malam.

Foto-foto Terkini Lokasi Tsunami Selat Sunda Pantai Carita Banten, Perhatikan Mobil dan Peti Kemas
Twitter/@jamesmassola
Foto-foto Terkini Lokasi Tsunami Selat Sunda Pantai Carita Banten, Perhatikan Mobil dan Peti Kemas 

Diberitakan dari Kompas.com Kepala BMKG Dwikorita Karnawati memaparkan kronologi terjadinya peristiwa tsunami yang terjadi di Selat Sunda itu.

Pada Jumat (21/12/2018) sekitar pukul 13.51 WIB, BMKG sebelumnya telah mengumumkan erupsi gunung anak Krakatau dengan status level Waspada.

"Kemarin pukul 13.51 WIB pada tanggal 21 Desember Badan Geologi telah mengumumkan erupsi gunung anak Krakatau dan levelnya pada level Waspada," kata Dwikorita.

Lalu pada Sabtu (22/12/2018), kata Dwikorita, BMKG mengeluarkan peringatan dini sekitar pukul 07.00 WIB akan potensi gelombang tinggi di sekitar perairan Selat Sunda.

"Diperkirakan (gelombang tinggi terjadi) kemarin tanggal 21 hingga nanti 25 Desember 2018. Ini peristiiwa beda tapi terjadi pada lokasi yang sama. Yang pertama erupsi Gunung Krakatau dan potensi gelombang tinggi," katanya.

Menurut dia, sekitar pukul 09.00-11.00 WIB, tim BMKG ada yang sedang berada di perairan Selat Sunda melakukan uji coba instrumen.

"Di situ memang terverifikasi bahwa terjadi hujan lebat dengan gelombang dan angin kencang, karena itu tim kami segera kembali ke darat," ujarnya.

Di satu sisi sejumlah tide gauge (alat pendeteksi tsunami) BMKG menunjukkan ada potensi kenaikan permukaan air di pantai sekitar Selat Sunda.

"Dan kami analisis, kami memerlukan waktu analisis apakah kenaikan air itu air pasang akibat fenomena atmosfer yang tadi ada gelombang tinggi? Jadi memang ada fase seperti itu. Namun ternyata setelah kami analisis lanjut gelombang itu merupakan gelombang tsunami," kata dia.

 

Ifan Seventeen: Kabarnya Istriku Selamat, Ada Orang yang Lihat

Grup Band Seventeen menjadi korban dari terjangan tsunami yang terjadi di kawasan Banten, Sabtu (22/12/2018).

Dylan Sahara Istri dari vokalis band Seventeen, Riefian Fajarsyah atau Ifan yang ikut menjadi korban, hilang dan belum diketahui keberadaannya.

Namun, Ifan menyebut bahwa ia mendapatkan kabar bahwa ada seseorang yang melihat istrinya selamat.

Hal ini disampaikan Ifan secara live di sebuah stasiun televisi, beberapa orang mengabarkan telah melihat istrinya.

Meski begitu ia belum mengetahui posisi dari Dylan sendiri.

"Ya Alhamdulilah semuanya sehat cuma kabarnya terakhir istriku selamat seseorang ada lihat."

"Cuma memang lagi istriku belum diketemuin posisinya di mana. Mohon doanya," kata Ifan, Minggu (23/12/2018).

Manager dari Seventeen Achonk juga mengabarkan jika istri dari Ifan telah selamat dilihat dari postingan Instagram @aviwkila.

"Dylan selmat kal," tulis Achonk.

Diberitakan sebelumnya tsunami yang melanda perairan Selat Sunda, mencakup wilayah Pantai Anyer dan Lampung Selatan, turut menewaskan satu orang personel Band Seventeen, yakni M Awal Purbani atau yang akrab disapa Bani, Minggu (23/12/2018).

"Keterlibatan kami dalam acara gathering perusahaan PLN di Tanjung Lesung mengalami bencana alam," Ifan Seventeen.

"Pada 22 Desember sekitar pukul 21.30 WIB air pasang menyapu bersih panggung yang letaknya sangat berdekatan dengan laut."

"Dari bencana tersebut kami harus kehilangan orang-orang tercinta. Pemain bass kami M Awal Purbani yang biasa disapa Bani juga Road Manajer Oki Wijaya menghembuskan nafas terakhirnya," Kata Ifan melalui keterangan tertulisnya, Minggu (23/12/2018) menanggapi peristiwa bencana tsunami Pantai Anyer.

“Kehilangan Bani dan road manager kami Oki. Andi, ujang (kru) sama Herman belum ditemukan."

"Doakan juga semoga Dylan istri saya cepat diketemukan. Alhamdulillah yang lain selain itu sudah ditemukan walaupun dalam kondisi luka-luka. Kita ikhlas," kata Ifan Seventeen.

Adapun, kata Ifan Seventeen, kejadian berlangsung Seventeen baru memainkan lagu kedua mereka.

Air pasang naik ke permukaan dan menyeret seluruh orang yang ada di lokasi, termasuk di atas panggung.

"Sayangnya, kata Ifan Seventeen, saat arusnya surut anggota kami ada yang tidak bisa menyelamatkan diri sementara sebagian tidak menemukan tempat berpegangan. Posisi panggung tepat membelakangi laut.

Menurut Ifan Seventeen, saat ini masih ada rekan, termasuk istrinya berlum ditemukan di peristiwa bencana tsunami di Pantai Anyer.

"Keluarga yang belum kami temukan adalah Herman Sikumbang (gitaris), Andi Windu Darmawan (drum), Ujang (kru), dan istri saya, Dylan Sahara," kata Ifan Seventeen. (*)

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Aa Jimmy Korban Meninggal Tsunami Banten Sempat Unggah Keseruan saat Dirinya Jadi MC, 

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved