Front Mahasiswa Nasional Gelar Aksi Depan Kampus UIM, Ini Tuntutannya

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Nasional (FMN) Badan Persiapan Ranting Universitas Islam Makassar (UIM) menggelar unjuk rasa,

Front Mahasiswa Nasional Gelar Aksi Depan Kampus UIM, Ini Tuntutannya
amir
Front Mahasiswa Nasional (FMN) Universitas Islam Makassar (UIM) menggelar unjuk rasa, Sabtu (22/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Amiruddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Nasional (FMN) Badan Persiapan Ranting Universitas Islam Makassar (UIM) menggelar unjuk rasa, Sabtu (22/12/2018).

Aksi tersebut digelar di depan kampus UIM, Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

Baca: Pencarian Korban Hilang di Sungai Mandar Dihentikan Sementara

Baca: Jokowi dan Syahrul Dikabarkan Bicara 4 Mata 30 Menit di Hotel Gammara

Baca: Bupati Luwu Timur Rapat Soal Pelepasan Kawasan Hutan Bareng LHK, Hasilnya?

Baca: Hari Ibu Jatuh Pada Tanggal 22 Desember, Berikut 52 Ucapan Selamat yang Bikin Haru

Baca: Poros Makassar-Maros dan Sekitarnya Macet

Baca: Ada Peserta Rakorda TKD Sulsel Teriak Ini, Reaksi Jokowi: Awas, Awas !  

Korlap aksi, Henry mengatakan aksi tersebut sebagai bentuk protes atas rencana pembangunan infrastruktur di kampus tersebut, seperti gedung rektorat, ruang serba guna, dan lainnya.

Pagi tadi, memang dilaksanakan launching pembangunan infrastruktur di kampus tersebut.

Wapres RI, Jusuf Kalla (JK) bahkan turut hadir dalam acara itu.

"Kami menilai itu tidak untuk kepentingan mahasiswa. Secara umum sarana prasarana perkuliahan di UIM belum memadai, seharusnya itu yang menjadi perhatian utama," kata Henry, kepada tribun-timur.com.

Mahasiswa Fakultas Teknik itu mencontohkan ruang laboratorium di fakultasnya yang butuh perhatian.

Bukan hanya itu, biaya perkuliahan yang di UIM juga disebut Henry terus meningkat setiap tahunnya.

"Biaya kuliah terus dinaikan tiap tahunnya tetapi tidak dibarengi dengan perbaikan sarana prasarana perkuliahan. Itu yang menjadi pertanyaan kami," ujarnya.

Sebelumnya, ia mengaku hendak membentangkan spanduk penolakan pembangunan gedung saat JK ke kampusnya pagi tadi.

Baca: VIDEO: Mahasiswa Sastra Indonesia UNM Launching Dua Film

Baca: Kecelakaan Nahas Akibatkan Motor Terbakar, Satu Orang Tewas

Baca: Setelah Dana Desa, Jokowi Janjikan Dana Kelurahan di 2019

Baca: Ratusan Senjata Pusaka Indonesia Dipamerkan di Rotterdam

Baca: Cara Nonton Live Streaming Liga Inggris Arsenal vs Burnley Jam 19.30 Wib via MAXStream di HP

Baca: TRIBUN MILLENIAL-Aurelia Dinda: Setiap Hari adalah Hari Ibu, Tapi Tak Salah Dirayakan

Baca: Kapal Sabuk Nusantara Rute Tangayya dan Kalmas Siap Beroperasi Januari 2019

Baca: VIDEO: Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Bone Sidak Pasar Palakka

Baca: Persiapan Kedatangan Presiden Jokowi di Toraja, TNI-Polri Gelar Apel Pasukan

Tetapi ia mengaku dihalangi oleh aparat keamanan.

"Saya dihalangi, bahkan digiring keluar kampus gegara hendak membentangkan spanduk penolakan saat Pak JK tadi ke UIM," tuturnya.

Pantauan tribun-timur.com, aksi tersebut menyita perhatian pengendara yang melintas, apalagi aksi mereka saat ruas jalan depan UIM diguyur hujan.

Penulis: Amiruddin
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved