Bareng NA dan Deng Ical, Beginilah Breafing 200 Meter Ala Menpan RB di Makassar
MenPAN-RB ke ibu kota provinsi kelahirannya untuk menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Anggaran Pembangunan dan Belanja Negara
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Nurul Adha Islamiah
Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Ada yang tak biasa dalam lawatan dinas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin Kambo, di Makassar, Kamis (20/12/2018) siang ini.
MenPAN-RB ke ibu kota provinsi kelahirannya untuk menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Anggaran Pembangunan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 untuk Provinsi Sulawesi Selatan.
Seremoni dihelat di Celebes Convention Center (CCC), Jl Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Mariso, pantai barat Makasssar.
Baca: BI: Inflasi Tetap Rendah di Kisaran 2,5-4,5 Persen
Baca: Asyik Pesta Tembakau Gorilla, Enam Pemuda Pongtiku Digelandang ke Markas Polisi
Baca: Mbah Mijan Sebut Syahrini Sudah Dilamar Reino Barack, Benarkah?
Saat di lokasi, Menteri jebolan Kepolisian RI tidak langsung ke venue acara, kala tiba di Makassar, pagi harinya.
Mantan Wakapolri ini transit lebih dahulu di The Rinra Hotel and Convention Center, sekitar 200 meter dari CCC.
Ikut dalam briefing sambil jalan itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Irjen Kemenkumham Aidir Amin Daud, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dan Wakil Walikota Makassar Syamsu Rijal MI.
"Kira-kira jalan 200 meter, kita dibriefing sambil jalan kaki, tentang komitmen dan rencana pemerintah untuk menjadikan Indonesia The Big Five State in The World di 2030, " kata Wakil Walikota kepada Tribun, usai acara yang dihadiri sekitar 2000 aparat pemerintah di Sulsel.
Bagi Deng Ical, sapaan akrab wawali, gaya MenPANRB ini berbeda dengan manteri-menteri lain yang datang ke Makassar.
"Ini khas, kita jalan kaki lumayan jauh untuk protokoler menteri, sambil diingatkan peran Pemimpin daerah untuk mengarahkan aparatur negara menuju The Big Five State itu," ujarnya.
Dalam acara, MenPAN mengingatkan tahapan menuju The Big Five State in The World ini melalui penguatan E-Government, pemanafaatan teknologi digital dalam mengontrol jalannya roda pemerintahan.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah juga mengatakan bahwa pemerintah provinsi Sulawesi Selatan sebagai perwakilan pemerintah pusat didaerah akan menjadi penyambyng aspirasi pemda ke pusat.
Sehingga katanya terjadi kesinambungan program nasioal dan daerah.
"Kami juga mohon arahan dan motivasi Pak Menteri, mengingat kami baru," ujar NA.
Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:
Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/menpan-rb.jpg)