PP Muhammadiyah Latih Auditor Mutu PTMA di Kota Makassar

Target lainnya yang ingin dicapai dari pelatihan ini adalah terwujudnya auditor internal di PTMA yang kompoten

PP Muhammadiyah Latih Auditor Mutu PTMA di Kota Makassar
HANDOVER
Peserta pelatihan dan sertifikasi Auditor Mutu Internal (AMI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) berkunjung ke Unismuh Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan serta Majelis Diktilitbang Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah melaksanakan pelatihan dan sertifikasi Auditor Mutu Internal (AMI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) Angkatan II di Hotel Aryaduta, Makassar, 15-18 Desember 2018.

Peserta yang mengikuti pelatihan sertifikasi auditor AMI adalah perguruan tinggi Muhammadiyah wilayah timur yang meliputi Jateng, Jatim, NTB, Kalimantan, dan Sulsel.

Acara dibuka oleh Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof Dr Edy Suandi Hamid.

Prof Edy dalam sambutannya menyampaikan, tujuan yang ingin dicapai dalam pelatihan sertifikasi AMI bagi PTMA adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban bagi publik.

“Kita melaksanakan audit mutu bukan karena perintah konstitusi, bukan karena perintah undang-undang dan sebagainya, tetapi ini sebagai bentuk pertanggungjawaban. Ada atau tidak ada perintah, Muhammadiyah tetap melaksanakan,” kata Prof Edy, yang berharap AMI sebaiknya dilaksanakan dua kali setahun setiap semester atau paling tidak sekali setahun.

Selain itu, target lainnya yang ingin dicapai dari pelatihan ini adalah terwujudnya auditor internal di PTMA yang kompoten.

Juga diharapkan terlaksananya praktik auditor internal secara konsisten, serta memiliki kemampuan untuk menyusun monev dan audit internal.

Prof Edy mengatakan, yang sudah mendapatkan sertifikat AMI, bisa melakukan auditor di perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia.

Berbicara soal tim auditor internal di PTM, sebut Prof Edy, masih sangat sedikit, sehingga masih perlu terus ditingkatkan.

“Saya tidak ingin ada PTM hanya namanya saja yang ada, namun pasif. PTM yang demikian ini akan didatangi untuk diberikan pembinaan agar tidak merosot,” jelas Prof Edy.

Rektor Unismuh, Dr H Abdul Rahman Rahim, menyambut baik kegiatan itu dan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menjadikan Unismuh Makassar sebagai tuan rumah.

Dr Rahman mengatakan, sistem penjaminan mutu internal adalah hal yang urgen agar pergurun tinggi bisa bertahan.

"Sebuah perguruan tinggi hanya bisa bertahan bilamana perguruan tinggi tersebut bisa menjaga kualitasnya," katanya. (*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Insan Ikhlas Djalil
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved