275 Masyarakat Adat Kajang Belum Miliki KTP-el, Gegara Passapu?

sedikitnya 275 masyarakat Adat Kajang, belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP)

275 Masyarakat Adat Kajang Belum Miliki KTP-el, Gegara Passapu?
Firki
Warga Kecamatan Kajang terbanyak belum merekam Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bulukumba, mencatat, sedikitnya 275 masyarakat Adat Kajang, belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

Hal tersebut merupakan hasil dari upaya yang terus dilakukan oleh Disdukcapil untuk melakukan perekaman kepada masyarakat yang berjumlah sekitar 3000 orang.

Belum terekamnya beberapa masyarakat adat tersebut, diduga karena kontroversi penggunaan passapu (Songkok khas Kajang).

Namun, Kadis Dukcapil Bulukumba, H Mulyati Nur yang ditemui belum lama ini, menepis isu tersebut.

Mulyati menjelaskan, masyarakat adat Kajang telah memiliki legalitas menggunakan passapu, berdasarkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI).

"Bukan karena Passapu. Khusus untuk masyarakat adat Kajang sudah ada izin dari Kemendagri. Cuman dulu belum izin dengan Ammatoa (Pemangku adat). Sekarang sudah ada izinnya," jelas Mulyati Nur.

Persolaan masyarakat adat, kata Mulyati, tak semudah mengurus kependudukan masyarakat pada umumnya, pasalnya, ada aturan adat yang mengatur.

Dalam waktu dekat ini, tambah mantan Sekwan tersebut, pihaknya kembali bakal melakukan 'jemput bola' untuk melakukan perekaman terhadap masyarakat adat. (*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved