Musim Hujan, DLH Minta Warga Tak Parkir Kendaraan di Bawah Pohon

Memasuki musim hujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar meminta masyarakat, khususnya pengendara untuk mewaspadai pohon tumbang.

Musim Hujan, DLH Minta Warga Tak Parkir Kendaraan di Bawah Pohon
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Pohon beringin di depan kedai kopi Warkop Mamarita di Jalan Cenderawasih nomor 430, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (10/12/2018) malam, tumbang. Arus lalu lintas pun macet. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Memasuki musim hujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar meminta masyarakat, khususnya pengendara untuk mewaspadai pohon tumbang.

Kabid Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Makassar, Bahar Chambolong mengatakan, di saat musim hujan seperti yang terjadi sekarang ini, pohon-pohon besar menjadi rawan tumbang, tak mengenal apakah pohon tersebut sudah berumur tua atau masih muda

"Pohon tumbang itu, tua atau muda sama saja. Belum tentu hanya pohon tua yang akan tumbang, yang masih terbilang muda pun masih bisa tumbang karena cuaca dan angin. Kalau misalnya tanahnya labil terus ditiup angin cukup kencang, mau itu pohon tua atau muda bisa tumbang," kata Bahar, Selasa (18/12/2018).

Baca: Video: Satyalancana Karya Satya Buat ASN Bapenda

Baca: Mabuk Obat Batuk Jadi Tren Remaja Malili, Ini Kata Kadis Kesehatan Luwu Timur

Baca: Muslim Uighur di Xinjiang Tak Pernah Bebas Berislam

Baca: VIDEO: Harga Wortel dan Bawang Merah Naik di Pasar Karisa Jeneponto

Baca: Manajemen Olympic Group Makan malam Bersama Distributor

Baca: Ini jadwal Maulid Lompoa Turatea di Jeneponto

Baca: BREAKING NEWS: Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Mamuju

Baca: Jelang Tahun Baru 2019, Harga Wortel dan Bawang Merah Naik di Pasar Karisa Jeneponto

Baca: Bupati Seto Gadhista Asapa Resmikan BI Corner Perpustakaan Sinjai

Baca: Satu Patung Pieta Tiba di Soppeng

Untuk itu, masyarakat diminta untuk tidak memarkir kendaraannya di bawah pohon, untuk menghindari hal-hal tak diinginkan.

"Saya himbau ke masyarakat, melihat kondisi sekarang ini cuaca tak menentu, kadang tiba-tiba deras, jadi kami minta sebisa mungkin hindari parkir di bawah pohon," pesannya.

Lanjut Bahar, untuk mengantisipasi banyaknya pohon tumbang, DLH terus melakukan pemangkasan pohon-pojon yang sudah rimbun.

"Untuk mengantisipasi pohon tumbang, kami setiap hari rutin melakukan pemangksan di beberapa jalur. Beberapa hari ini kami pangkas pohon dari Jl Bandang sampai Jl Veteran, Jl Perintis, Jl Abdesir, di samping beberapa permintaan masyarakat yang meminta pohon ditebang di sekitar rumahnya," ungkapnya.

Untuk tim pemangkas pohon, DLH melibatkan kurang lebih 40-50 orang yang mengcover di seluruh wilayah Kota Makassar.

"Malam ini kami pemangkasan di Jl Veteran Utara, minimal 10 pohon setiap malam. Kami pangkas malam, untuk menghindari gangguan lalu lintas. Biasanya mulai jam 9 malam sampai jam 3 subuh. Semua pohon di Kota Makassar akan kami pangkas bila sudah dianggap perlu, tapi saat ini kita sedang fokus di Jl Veteran," tambahnya.

Bahar juga meminta ke masyarakat untuk melapor secara tertulis ke DLH jika terdapat pohon yang dianggap rawan tumbang di sekitar tempat tinghalnya.

"Jika ada pohon yang membahayakan, silahkan menyurat ke DLH, baik itu perseorangan maupun melalui kelurahan. Supaya ada pegangan dan data yang kami pakai. Saya jug minta perhatian lurah untuk mengecek kondisi di wilayahnya masing-masing," terangnya. (*)

Baca: Di Gerai Dekranasda, Warga Soppeng Bisa Lakukan Pembayaran Non Tunai

Baca: VIDEO: Ekspor-Impor Meningkat di November, Ini Penjelasan BPS Sulsel

Baca: Transfer Uang dari Jakarta ke Sulbar Tahun 2019 Capai Rp 7 Triliun

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved