Ketua Amphuri Sulampua HM Azhar Gazali: Biometrik Seperti Buah Simalakama

Kebijakan yang efektif berlaku, Senin (17/12) kemarin, mendapat tanggapan beragam dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Indonesia

Ketua Amphuri Sulampua HM Azhar Gazali: Biometrik Seperti Buah Simalakama
tribun timur/muhammad abdiwan
Ketua Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Sulampua, HM Azhar Gazali memberikan keterangan pers di Black Canyon Jl Mongingsidi Makassar, kamis (16/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasrul Rusdi

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Setiap calon jamaah umrah yang ingin berangkat ke Tanah Suci diwajibkan melakukan perekaman sidik jari dan wajah atau biometrik sebagai syarat mendapatkan visa.

Kebijakan yang efektif berlaku, Senin (17/12) kemarin, mendapat tanggapan beragam dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Indonesia termasuk di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ketua Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Sulampua, HM Azhar Gazali melihat kebijakan tersebut tidak bisa ditolak dan harus dijalankan dengan penuh keterbatasan melihat tujuannya sangat baik.

Baca: Jose Mourinho Dipecat, Ini 8 Calon Penggantinya di MU: Zinedine Zidane, Ryan Giggs, Arsene Wenger

Baca: FEB Universitas Atma Jaya Makasar Buat Cafe Campus untuk Belajar Mahasiswa Manajemen Bisnis

"Persoalan biometrik seperti buah simalakama. Tidak bisa kita tolak keberadaanya tetapi yang kita tidak terima juga adalah fasilitas dan infrastruktur mereka yang terbatas," kata Azhar Gazali, Selasa (18/12/2018).

Azhar Gazali yang juga Direktur Aliyah Wisata melihat beberapa regulasi yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi harus diterima travel dan diharapkan mampu beradaptasi dan mengikuti aturan tersebut termasuk mengedukasi calon jemaah.

"Jumlah jemaah relatif stabil tapi VFS Tasheel yang menerapkan biometrik harus memperbaiki layanan dalam hal penyediaan sarana dibebetapa tempat untuk kemudahan jemaah kita yang dari daerah," terang Azhar Gazali terkait pengaruh biometrik terhadap bisnis travel. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Penulis: Hasrul
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved