Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Berkat Facebook, Satlantas Polres Pangkep Ungkap Identitas Korban Lakalantas di Segeri

Ipda Djoni menjelaskan kronologis kejadian. Mobil yang ditumpangi melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang.

Tayang:
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
Satlantas Polres Pangkep
Korban laka lantas yang meninggal dunia di Kampung Bontomatene, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Sabtu (15/12/2018). 

TRIBUNPANGKEP.COM, SEGERI - Jajaran Unit Laka Lantas Polres Pangkep akhirnya berhasil mengungkap identitas korban laka lantas yang meninggal dunia di Kampung Bontomatene, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Sabtu (15/12/2018).

Namanya Jamaluddin asal Malino, Gowa.

Kanit Laka Lantas Polres Pangkep, Ipda Djoni Dwijanto didampingi anggota jaga Bripka Paisal menerima laporan dari Unit Lantas Polsek Segeri terkait dengan terjadinya kecelakaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Mobil Pick Up berwarna hitam nomor polisi DP 8101 DH yang dikemudikan oleh Muh Salim menabrak pejalan kaki yang tidak diketahui identitasnya.

Ipda Djoni menjelaskan kronologis kejadian. Mobil yang ditumpangi melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang.

Kemudian, pejalan kaki yang tidak diketahui identitasnya langsung melompat ke badan jalan, karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi mobil pick up tidak bisa menghindar  dan menabrak pejalan kaki.

Dari musibah itu, korban pejalan kaki yang tidak diketahui identitasnya  mengalami luka berat dan meninggal dunia di TKP.

"Jadi identitas dan foto korban kita share di facebook agar ada orang yang mengenali dan menyampaikan kepada keluarganya kalau korban berada di RSUD Pangkep dan sudah meninggal dunia," ujarnya.

Keesokan harinya, keluarga korban datang ke RSUD Pangkep dan unit laka lantas mencatat identitas korban bernama Jamaluddin dan jenazahnya langsung dibawa ke Malino, Kabupaten Gowa.

"Apa yang dilakukan jajaran lantas Polres Pangkep ini sebagai bentuk pelayanan prima kepolisian terhadap masyarakat, sehingga masyarakat segera mendapatkan penanganan dan pertolongan secepatnya," jelasnya, Selasa (18/12/2018).

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved