Baznas Salurkan Bantuan Uang Tunai ke Penghuni Lapas Kelas II B Enrekang

Pimpinan Baznas Enrekang, Ilham Kadir mengatakan, bantuan terhadap penghuni Lapas menjadi salah satu programnya.

Baznas Salurkan Bantuan Uang Tunai ke Penghuni Lapas Kelas II B Enrekang
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Baznas menyerahkan bantuan uang tunai Rp 5 Juta kepada penghuni Lapas Kelas II B Enrekang di Kantor Baznas 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Enrekang menyerahkan bantuan uang tunai Rp 5 Juta kepada penghuni Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas II B Enrekang di Kantor Baznas Enrekang, Jalan Buttu Juppandang No 77 Kota Enrekang, Senin (17/12/2018).

Pimpinan Baznas Enrekang, Ilham Kadir mengatakan, bantuan terhadap penghuni Lapas Kelas II B Enrekang menjadi salah satu programnya.

"Selama ini kalau ada acara keagamaan memang kita salurkan bantuan, termasuk kebutuhan alat belajar seperti mushaf Al-Quran dan buku Iqra," ujar Ilham.

Baca: Jangan Melanggar di Jalan Ini, Ada CCTV Tilang

Baca: Dampak Gempa di Wajo, Air Sumur Jadi Keruh

Baca: Pesan Pangdam XIV Hasanuddin untuk Mahasiswa Unismuh: Jangan Takut Tentara

Ilham Kadir yang juga Ketua Infokom MUI Enrekang itu menambahkan bahwa, pemberdayaan ke penghuni Lapas Enrekang pertama kali dilakukan dan akan dievaluasi sejauh mana efektivitasnya.

"Penting memberikan skill kepada para penguni Lapas sebab, kita berharap selama mereka dalam binaan Rutan, ada perubahan yang signifikan supaya mereka kembali ke jalan yang benar serta kelak hidup mandiri di tengah masyarakat," jelas Ilham salah satu dosen STKIP Muhammadiyah itu.

Sementara, Kepala Lapas Kelas II B Enrekang, Tubagus M Chaidir menyambut baik bantuan dari Baznas Enrekang.

"Kami dari Lapas Enrekang sangat berterima kasih atas bantuan Baznas, dana ini kita akan optimalkan untuk membangun skill kewirausahaan para narapidana," jelas Tubagus.

Ditambahkannya, selama ini pegawai di Lapas telah bekerja optimal dalam mengarahkan para penghuni Lapas untuk memaksimalkan waktu dengan berbuat hal positif.

"Kita rutin melakukan pembinaan kerohanian, setiap napi wajib datang ke masjid menunaikan salat berjamaah, mereka di absen, harus bisa baca Al-Quran, dibiasakan hidup teratur, bertindak dan berucap dengan sopan," tambahnya.

Sedikitnya, terdapat tiga ratus lebih penghuni Lapas Kelas II B Enrekang, yang mayoritas berasal dari luar daerah atau titipan.

"Alhamdulillah kami di Lapas Kelas II B Enrekang benar-benar melakukan pembinaan jasmani dan rohani, mereka diajari ilmu agama, beribadah, juga diberi bekal berupa keterampilan untuk mandiri jika telah keluar dari Lapas dan inilah fungsi bantuan dari Baznas," tutup Tubagus. (*)

Penulis: Risnawati M
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved