VIDEO VIRAL, Detik-detik Ulama NU KH Buchori Amin Wafat Saat Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW

KH Buchori Amin ini meninggal di atas panggung saat memberikan ceramahnya.

VIDEO VIRAL, Detik-detik Ulama NU KH Buchori Amin Wafat Saat Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW
tangkap layar Youtube Syaiful Alhafi
Video detik-detik sebelum KH Buchori Amin wafat saat isi ceramah Maulid Nabi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kabar duka menyelimuti Tanah Air.

Ulama sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama ( NU), KH Buchori Amin meninggal dunia pada Sabtu (15/11/2018).

Dari beberapa video dan berita yang berseliweran di media sosial, KH Buchori Amin wafat saat sedang memberikan ceramah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Wafatnya KH Buchori Amin ini terjadi di Pondok Pesantren Al Islahiyah Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. 

KH Buchori Amin ini meninggal di atas panggung saat memberikan ceramahnya.

Dalam ceramahnya, KH Buchori Amin menyampaikan tentang kelebihan orang-orang yang berilmu di mata Allah.

Bahkan menurut KH Buchori Amin, seperti yang dikutip dari Al uran, derajat yang diberikan Allah untuk orang-orang yang berilmu ini akan kekal hingga Hari Kiamat.

KH Buchori Amin wafat
KH Buchori Amin wafat (nu.or.id)

Begini kutipan isi ceramah KH Buchori Amin dan detik-detik meninggalnya tokoh NU ini seperti dilansir TribunnewsBogor.com dari laman Youtube Syaiful Alhafi:

"Wonten surat An Nisa, antara lain Yarfail lahul ladzina aamanu minkum wal ladzina utul ilma darojat. Ing kang ngartos ni pun Allahu wa rosululuhu a'lamu bi murodhih. Lan maknane kitab, Yarfail lahu, soko ngangkat sopo Allah,  Al ladzina amanu maring wong kang iman kabeh

(Yang mengerti bahwa Allahu warosuluhu a'lamu bi murodhih. Jika dimaknai dalam kitab, Yarfail lahu akan mengangkat Allah, Al Ladzina amanu untuk orang-orang yang beriman).

Baca: Video Detik-detik KH Buchori Amin Meninggal saat Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW

Utul ilma darojat, lan allah ngangkat wong kang depeni ilmu, darojat ing piro-piro derajat, ing kang jenengan dititipakeun diserahkeun ke pondok, iku oleh derajat soko gusti Allah, lih derajat oleh pangkat ngintil, ling derajat oleh pangkat melo, kulo iki kiai rak duwe pensiune, tambah tuo tambah angko,

(Utul Ilma darojat, dan Allah akan menangkat yang mempunyai ilmu beberapa derjat, jika Anda menitipkan atau menyerahkan (anak) ke pondok, derajat dari Allah, jika derajat diberikan pangkat akan ikut, saya ini kiai tak punya pensiunan, tambah tua tambah jadi)

Halaman
1234
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved