Tambang Ilegal di Ujung Loe Masih Beroperasi, Legislator PPP Bulukumba Bilang Begini

Legislator PPP Bulukumba, Andi Pangerang Hakim, menyebutkan aktivitas tambang ilegal di Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba, bakal menciptakan pertumpahan

Tambang Ilegal di Ujung Loe Masih Beroperasi, Legislator PPP Bulukumba Bilang Begini
Dok. Andi Pangerang Hakim
Legislator PPP Bulukumba, Andi Pangerang Hakim, menyebutkan, aktivitas tambang ilegal di Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba, bakal menciptakan pertumpahan darah. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG LOE - Legislator PPP Bulukumba, Andi Pangerang Hakim, menyebutkan aktivitas tambang ilegal di Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba, bakal menciptakan pertumpahan darah.

Pasalnya, aktivitas tambang ilegal yang masih beroperasi dibeberapa titik di aliran Sungai Balangtikeke, telah merusak saluran drainase persawahan warga.

Seperti misalnya aktivitas tambang ilegal di Dusun Compeng, Desa Balong, Kecamatan Ujung Loe.

Baca: Densus 88 Anti Teror Dikabarkan Tangkap Dua Terduga Teroris di Makassar

Baca: Segera Bayar Pajak Kendaraan Anda Sebelum Datanya Dihapus

Baca: Persekutuan Kaum Bapak (PKB) Merayakan Natal Pertama

Baca: Dituduh Mencuri Sawit, Petani Asal Rio Pakava Donggala Ini Berharap Dapat Keadilan

Baca: Bebas Dari Abu Sayyaf, Hamdan Kini Pusing Cari Pekerjaan

Aktivitas tambang galian c ilegal di lokasi itu telah berdampak pada rusaknya pengairan sawah di Desa Garanta, Balong dan Desa Manjjaling.

"Saya takutkan, jika terus begini, akan membuat pertumpahan darah di masyarakat, karena ribuan warga kehilangan mata pencaharian," ujar Andi Pangerang, Minggu (16/12/2018).

Bahkan, lanjut dia, gegara aktivitas tambang tersebut, sebanyak 708 hektare sawah di Kecamatan Ujung Loe, terancam gagal tanam Desember 2018 ini.

"Saya dengan Kades Manjalling, Lukman, sudah memantau lokasi. Disana (Hulu Sungai Balantikeke) terkerus akibat tambang ilegal. Kini hulu lebih rendah dan membuat air tidak mengalir lagi," tambah Andi Pangerang.

Andi Pangerang menyesalkan ulah para penambang ilegal yang dianggap tidak mempedulikan ekosistem dan lingkungan.

Baca: Cuaca Jeneponto Hari Ini, Diprediksi Hujan Lokal di Siang Hari.

Baca: Ternyata di Jabar dan Daerah Ini Tim Jokowi Akui Kalah dari Prabowo, Ini Dilakukan Demi Menang

Baca: Akui Sudah Menikah, Opick Posting Foto Bareng Bebi Silvana, Lihat Foto-foto Cantik Istri Ketiganya

Baca: VIDEO: Polres Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar Periksa Barang Bawaan Pengendara

Baca: Bengkel Sastra UNM, Gelar Pentas Anggota Baru Bertemakan Panggilan Pulang

Legislator Dapil I yang meliputi Kecamatan Ujung Bulu, Ujung Loe dan Bontobahari ini, juga menyesalkan tidak adanya upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) .

"Pemrov Sulawesi Selatan (Sulsel) tidak ada kerjanya, Pemkab Bulukumba juga. Meski kewenangan tambang sudah di ambil provinsi tapi yang dirusak ini Bulukumba, harus dong turun tangan," sesal Andi Pangerang. (*)

Silakan Subscribe akun Youtube Tribun Timur untuk news video terupdate:

Follow juga akun resmi Tribun Timur:

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved