Diguyur Hujan Sejak Pagi, Pemukiman Warga Kakatua 2 Lorong 1 Makassar Tergenang

Air yang menggenangi badan jalan, mengakibatkan alirannya memasuki rumah-rumah warga.

Diguyur Hujan Sejak Pagi, Pemukiman Warga Kakatua 2 Lorong 1 Makassar Tergenang
Muslimin Emba/Tribun Timur
Hujan yang mengguyur kota Makassar sejak pagi mengakibatkan pemukiman warga di Jl Kakatua 2 Lorong 1, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang, kota Makassar, tergenang, Minggu (16/12/2018). 

TRIBUNTIMUR.COM, MAKASSAR - Hujan yang mengguyur kota Makassar sejak pagi mengakibatkan pemukiman warga di Jl Kakatua 2 Lorong 1, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang, kota Makassar, tergenang, Minggu (16/12/2018).

Pantauan awak TribunTimur.com, pukul 12.10 Wita.

Air setinggi tumit kaki orang dewasa tampak menggenangi jalan di komplek pemukiman warga itu.

Air yang menggenangi badan jalan, mengakibatkan alirannya memasuki rumah-rumah warga di Jl Kakatua 2.

Baca: 2018, Polres Maros Gagal Seret Tersangka Korupsi Dana Desa

Baca: Jadwal Latihan PSM Jelang Hadapi Persiter

Baca: Diguyur Hujan Sejak Pagi, Ujung Jl Ratulangi-Pajonga Dg Ngalle Tergenang

Terlihat beberapa warga tampak sibuk mengeluarkan air dalam rumahnya.

Seorang warga yang dihampiri, Nuraedah (59), mengungkapkan genangan air itu berlansung sejak pagi sekitar pukul 09.00 Wita.

"Dari tadi pagi begini, karena ditutupmi got jadi habis hujan masih tergenang airnya karena lambat mengalir," kata Nuraedah.

Selain itu, lambatnya resapan air ke dalam got juga disebabkan adanya tumpukan sampah dalam got.

"Tidak bisami dibersihkan gitnya karena ditutupmi, padahal banyak sampah itu di bawah jadi lambat mengalir air. Waktunya tidak ditutup cepatji mengalir air karena habis hujan biasanya tidak tergenangmi karena lancar air mengalir ke got," ujarnya.

Ia pun berharap pemerintah setempat dapat memberi solusia atas persoalan itu.

"Mau ditanya pak lurah ini, supaya bagaimana ini got tertutup dapat dibersihkan sampahnya," harap Nuraedah.

Jarak komplek warga yang tergenang dengan kantor Lurah Parang, hanya berkisar 300-500 meter. (*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved