Anggota Ipemi Dilatih Strategi Jitu Tambah Omzet ala Milenial

Sebanyak 50 anggota Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Kota Makassar ditempa ilmu sederet pemateri andal pada workshop bertajuk Strategi Jitu

Anggota Ipemi Dilatih Strategi Jitu Tambah Omzet ala Milenial
muhammad fadhly/tribun timur
Foto dokumentasi Suasana workshop bertajuk Strategi Jitu Menambah Omzet Di Era Millenial, di Hotel Claro Jl AP Pettarani Makassar, Sabtu (15/12/2018). Pelatihan ini digelar Ipemi Makassar bekerjasama Pegadaian. 

Hard sell, kata Akhi, berarti semata-mata menawarkan produk kepada konsumen tanpa edukasi atau penjelasan lebih detail. Hanya sebatas sepakat harga kemudian tak ada lagi interaksi.

"Jadi pengusaha (online) yang baik itu harus berinteraksi dengan follower (konsumen). Harus memberikan edukasi. Jangan terlalu fokus menjual. Lebih utamakan bangun brand. Kalau brand telah terbangun, jualan akan datang dengan sendirinya," katanya.

Istri Bupati Gowa, Priska Paramita Adnan menuturkan, masyarakat Indonesia setidaknya berinteraksi dengan smartphone atau media sosial 3-4 jam per hari.

Itu tentu saja peluang yang sangat besar dalam mempromosikan produk. Namun, dalam berpromosi juga jangan asal. Ada beberapa hal yang mesti jadi perhatian.

Baca: Live iNewsTV! Link Live Streaming Vietnam Vs Malaysia: Siapa Juara Piala AFF 2018?

Baca: Foto-foto Rumah Mewah Syahrini Dekat dengan Kediaman Presiden, Bak Istana Negeri Dongeng!

Baca: Asisten Perekonomian Luwu Timur Ajak Orangtua Sekolahkan Anak di Pesantren

Baca: Gelar Donor Darah, Pegawai BRI Makassar Kumpulkan 123 Kantong Darah

Baca: Genangan Air Ancam Pemukiman, Irfan Ali Ajak Warga Kota Makassar Lakukan ini!

Baca: Gelar Ngopi Bareng, Perusahaan Aset Kripto Ini Sasar Masyarakat Makassar

Baca: TRIBUNWIKI: 11.11 Terlaris, Ini Buku Best Seller di Gramedia Mall Ratu Indah 15 Desember 2018

Baca: Komunitas Hijab Syari Palu Akan Gelar Tabligh Akbar di Kamp Pengungsian

Baca: TRIBUNWIKI: Ini Daftar Buku Terlaris Gramedia Mall Panakukang 15 Desember 2018

Baca: Buruan! Ada Diskon Hingga 70 Persen di Polo Ralph Lauren Mal Ratu Indah

"Saat mempromosikan produk di media sosial, harus perhatikan waktunya. Sebaiknya meng-upload pada waktu khusus. Misalnya pada akhir pekan. Jamnya juga demikian. Itu benar harus diatur," kata Priska.

Ia menyarankan, agar pengusaha membedakan akun media sosial bisnis dengan akun pribadi.

"Kalau ada akun jualan, artinya orang itu benar-benar serius berjualan. Meski semua itu kembali ke produknya, bila berkualitas tentu dapat tempat di pasar," kata jebolan ajang pencarian bakat itu. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved