Sejarah Panjang Lahirnya UMS Rappang

Universitas Muhamadiyah Sidenreng Rappang atau UMS Rappang sebentar lagi berdiri.

Sejarah Panjang Lahirnya UMS Rappang
M Haris Syah/TribunSidrap.com
Kampus Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang). 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, M Haris Syah

TRIBUNSIDRAP.COM, PANCA RIJANG -- Universitas Muhamadiyah Sidenreng Rappang atau UMS  Rappang sebentar lagi berdiri.

Universitas pertama di Bumi Nene Mallomo ini sisa menunggu tim visitasi dan SK Kemenristek Dikti.

Lantas bagaimana awal perjalanan digagasnya UMS ini ?

Ketua Tim Kerja Penyatuan STISIP dan STKIP Muhammadiyah Ir Rais Rahmat Razak memaparkan, pada awalnya STISIP digagas perubahan bentuk, tahun 2015 lalu.

Baca: Playmaker Wiljan Pluim Terpilih Pemain Terbaik Liga 1 2018 Versi Media Ini, Pengamat: Sangat Pantas!

Baca: Pendapat Ustadz Abdul Somad tentang Presiden Jokowi, UAS Juga Minta Ini ke Prabowo

Baca: Update Bursa Transfer: PSM Bidik Striker Eropa Label Timnas, Vitor Saba Dikaitkan dengan Persib

Baca: Promo Paket Data Telkomsel 25 GB Rp 75 Ribu Tak Boleh Dilewatkan, Begini Cara Belinya

Kala itu Dikti memberi kesempatan bagi perguruan tinggi untuk berubah bentuk atau bergabung, sebagai salah satu upaya pemerintah mencapai target mengurangi 1000 PT.

"Jadi yang menginisiasi adalah STISIP. Lalu kemudian bergabunglah STKIP dan awal 2018 ini kita sepakat penyatuan dan mulai diurus bersama," jelasnya kepada TribunSidrap.com.

Sebenarnya pihaknya juga sempat mengajak STIKES Muhammadiyah Pangkajene untuk bergabung, namun belakangan tidak terealisasi.

Pemilihan nama UMS sendiri melalui sejumlah pertimbangan. Awalnya kalangan mahasiswa mempopulerkan akronim Umsira, singkatan dari Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang.

"Tetapi kita sepakat UMS Rappang. Ada kata Rappang dibelakang karena Rappang-lah yang terlanjur populer dikalangan civitas akademik, termasuk diluar daerah, kita lebih dikenal Rappang-nya," beber Rais.

Kini UMS telah memenuhi persyaratan yang diwajibkan L2Dikti untuk meningkatkan status. SDM, infrastruktur dan prodi telah disiapkan sesuai standar universitas.

UMS tinggal menanti kedatangan tim visitasi untuk menilai kesiapan UMS, lalu menunggu SK Kemenristek Dikti sebelum UMS resmi beroperasi. (*)

Lebih dekat dengan tribun-timur.com di:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Penulis: M haris syah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved