Pemprov Sulbar Keciprat Rp 1,7 Triliun Dana Perimbangan

Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) keciprat dana perimbangan Rp 1,7 triliun untuk tahun anggaran (T.A) 2019.

Pemprov Sulbar Keciprat Rp 1,7 Triliun Dana Perimbangan
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Kepala Bidang Keuangan BPKPD Sulbar, Muh Darwis Damir saat ditemui di ruangan kerjanya, Jumat (14/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) keciprat dana perimbangan Rp 1,7 triliun untuk tahun anggaran (T.A) 2019.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Keuangan, Badan Pengelolaan Keuanga dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Muh. Darwis Damir, kepada Tribun di ruangan kerjanya, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Rangas, Mamuju, Jumat (14/12/2018).

Darwis menuturkan, dari Rp 1,7 dana perimbangan yang didapatkan Provinsi Sulbar di tahun anggaran 2019, terdiri dari dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak Rp 19,5 miliar.

Baca: Mufidah Kalla Launching Kain Tenun dan Songket Balimagista

Baca: Maia Estianty Jawab Soal Usia Kehamilan Hingga Pakai Baju Kedodoran, Banjir Ucapan

Baca: Di Kecamatan Keera Wajo, Jumlah Pemilih di Pemilu 2019 Bertambah Dua Kali Lipat

Baca: Banyak Remaja Kendarai Motor Tanpa SIM, Patmor Polres Selayar Pakai Pendekatan Dialogis

Baca: Pemilu 2019, Ada 1.427 Pemilih Pemula di Kecamatan Pitumpanua

Baca: Data Lengkap DPT di Parepare Hasil Perbaikan Tahap II

Baca: Inilah Sosok Iwan Hutapea Tukang Parkir yang Ikut Keroyok Anggota TNI di Ciracas

Baca: Bukan Perselingkuhan, ini Penyebab Denny Sumargo dan Sosialita Kaya Raya Dita Soedarjo Batal Nikah

Baca: Unik, di Masjid Parepare Ini Ada Lemari Nasi Gratis

Baca: Meski Libur, Robert Tetap Aktif Pantau Pemain PSM Makassar

Baca: Enam Monyet Endemik Sulawesi Tewas Dibunuh Warga Mamuju Tengah

Baca: Lowongan Kerja BUMN PT Brantas Abipraya Butuh Sekretaris Lulusan S1, Segera Daftar Online di Sini!

Baca: Usai Mario Gomez Dipecat Persib Bandung, Kini Dapat Sindiran dari Mantan Klubnya Johor Darul Tazim

"Dana Alokasi Umum (DAU) kita dapat Rp 1,064 triliuu. Masing-masing Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Rp 205 miliar dan DAK non fisik Rp 407 miliar,"kata Darwis.

Darwir mengunhkapkan, DAK tersebut lebih banyak diperuntuhkan untuk dana bantuan operasional sekolah (BOS).

"Karena yang terbanyak DAK memang di bidang pendidikan. DAK di pendidikan ini capai Rp 98,9 miliar. Memang meningkat, karena tahun lalu kita hanya dapat Rp 2 miliar,"ujarnya.

Kata Darwis, beberapa OPD yang mendapatkan alokasi DAK antara lain, dinas kesehatan Rp 58,9 miliar, dinas PUPR untuk jalan dan irigasi Rp 31,8 miliar, dinas lingkungan hidup Rp 634 juta, pariwisata Rp 1,8 miliar.

"Sedangkan Dinas Pertanian Rp 7,1 miliar, kehutanan Rp 9,2 miliar dan kelautan Rp 9 miliar,"ucapnya.

Dikatakan, tahun ini juga sedikit terbantung dengan meningkatkanya dana insentif daerah (DID) dari Rp 18,2 miliar menjadi Rp 36 miliar.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved