Enam Monyet Endemik Sulawesi Tewas Dibunuh Warga Mamuju Tengah

Sebanyak enam satwa dilindung atau monyet jenis Endemik Sulawesi, tewas dibunuh warga Dusun Uwae, Desa Tasokko

Enam Monyet Endemik Sulawesi Tewas Dibunuh Warga Mamuju Tengah
FACEBOOK
Sebanyak enam satwa dilindung atau monyet jenis Endemik Sulawesi, tewas dibunuh warga Dusun Uwae, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar.

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Sebanyak enam satwa dilindung atau monyet jenis Endemik Sulawesi, tewas dibunuh warga Dusun Uwae, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar.

Tewasnya enam jenis satwa dilindungi itu, diketahui setelah dua orang warga memposting gambar monyet yang sudah mati di akun facebooknya @A'lunk Amp dan @Rahmien Mahrul Rea dengan keterangan terjadi pembantai satwa terlarang.

Kapolres Mamuju AKBP Mohammad Rivai Arvan saat dikonfirmasi, membenarkan adanya enam monyet dilingdungi mati karena dibunuh warga seperti yang diposting dua orang warganet di Mamuju Tengah.

"Kami langsung memberikan respon, anggota sudah melakukan penyelidikan di lapangan, dan memang benar adanya pembunuhan satwa yang dilingdungi di Dusun Uwae, Desa Tasokko, Mamuju Tengah,"kata AKBP Arvan sapaan Kapolres Mamuju.

Dari hasil penyelidikan, kata Arvan, diperoleh keterangan bahwa belakangan ini warga Dusun Uwae, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, diresah dengan banyaknya kerumunan Monyet yang berkeliaran dan merusak tanaman perkebunan warga.

Sehingga sebagian besar warga Dusun Uwae, mencari tempat persembunyian monyet-monyet tersebut yang mereka anggap sebagai hama dan pada, Jumat (7/12/2018) warga menemukan monyet-monyet tersebut bersembunyi di salah satu pohon.

"Tanpa pikir panjang, warga langsung menebang pohon tersebut menggunakan gergaji, sehingga sebagian monyet yang tidak sempat melompat ikut jatuh bersama pohon tersebut yang mengakibatkan beberapa monyet jatuh pingsan dan mati,"ujarnya.

Arvan mengarakan, setelah melakukan penyelidikan, pihaknya mengamankan enam ekor monyet Endemik yang telah mati serta satu ekor monyet yang masih hidup dan sudah titipkan kepada BKSDA Mamuju.

Ia menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan, monyet - monyet tersebut adalah satwa endemik Indonesia yang hanya terdapat di Pulau Sulawesi dan merupakan Satwa yang dilindungi berdasarkan UU RI No. 5 Tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah RI No. 7 Tahun 1999.

Namun, kata Arvan, pertimbangan dari pihak Kepolisian Polres "Metro" Mamuju, belum melakukan proses hukum karena warga Dusun Uwae tidak mengetahui bahwa monyet - monyet tersebut merupakan satwa yang dilindungi.

"Jika dilakukan proses hukum, sebagian besar masyarakat Dusun Uwae akan menjadi tersangka,"ujarnya.

Olehnya, Kapolres "Metro" Mamuju menghimbau kepada seluruh masyarakat agar menjadikan hal tersebut sebagai pelajaran yang berharga untuk tidak mengulangi hal serupa yang berakibat matinya satwa dilindungi.(*)

FOTO: Personel Reskrim Polres Mamuju melakukan penyelidikan tewasnya enam monyet jenis Endemik Sulawesi di Kabupaten Mamuju Tengah/HUMAS POLRES MAMUJU

Penulis: Nurhadi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved