Antre Panjang, Pengunjung RSUD Lamaddukelleng Sengkang Keluhkan Layanan Loket Poliklinik
Antrean terlihat membludak di loket pengambilan nomor antrean untuk poliklinik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukelleng Sengkang
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Suryana Anas
Laporan wartawan TribunWajo.com, Hardiansyah Abdi Gunawan
TRIBUNWAJO.COM, WAJO - Antrean terlihat membludak dan tidak tertib di loket pengambilan nomor antrean untuk poliklinik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukelleng Sengkang, Jumat (14/12/2018).
Para pasien dan keluarga pasien pun tidak teratur di depan meja loket antrean yang cuma dijaga seorang saja.
Salah satu pengunjung RSUD Lamaddukelleng Sengkang yang hendak berobat di poliklinik, Andi Jumaeri menyesalkan hal tersebut.
"Sebaiknya pelayanan di loket antrian dibenahi," katanya.
Baca: Mufidah Kalla Launching Kain Tenun dan Songket Balimagista
Baca: Maia Estianty Jawab Soal Usia Kehamilan Hingga Pakai Baju Kedodoran, Banjir Ucapan
Baca: Di Kecamatan Keera Wajo, Jumlah Pemilih di Pemilu 2019 Bertambah Dua Kali Lipat
Baca: Banyak Remaja Kendarai Motor Tanpa SIM, Patmor Polres Selayar Pakai Pendekatan Dialogis
Baca: Pemilu 2019, Ada 1.427 Pemilih Pemula di Kecamatan Pitumpanua
Baca: Data Lengkap DPT di Parepare Hasil Perbaikan Tahap II
Baca: Inilah Sosok Iwan Hutapea Tukang Parkir yang Ikut Keroyok Anggota TNI di Ciracas
Baca: Bukan Perselingkuhan, ini Penyebab Denny Sumargo dan Sosialita Kaya Raya Dita Soedarjo Batal Nikah
Baca: Unik, di Masjid Parepare Ini Ada Lemari Nasi Gratis
Baca: Meski Libur, Robert Tetap Aktif Pantau Pemain PSM Makassar
Baca: Enam Monyet Endemik Sulawesi Tewas Dibunuh Warga Mamuju Tengah
Baca: Lowongan Kerja BUMN PT Brantas Abipraya Butuh Sekretaris Lulusan S1, Segera Daftar Online di Sini!
Baca: Usai Mario Gomez Dipecat Persib Bandung, Kini Dapat Sindiran dari Mantan Klubnya Johor Darul Tazim
Mengingat, rumah sakit tidaklah selayaknya seperti pasar, dengan orang-orang yang menumpuk antre. Dirinya juga menyanyangkan sikap masyarakat yang mengantre hendak dilayani secara bersamaan.
Padahal, di meja loket, cuma ada satu orang yang melayani. Juga, dirinya berharap bahwa rumah sakit menyediakan ruang tunggu yang memadai, mengingat mereka yang datang adalah orang yang sakit.
"Sebaiknya pasien cukup menyetor berkas kemudian disediakan ruangan tunggu yang memadai. Selebihnya biar pegawai yang mengurus berkas," harapnya.
Sebagaimana diketahui, Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) RI beberapa hari lalu mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukelleng Sengkang, Senin (10/12/2018) lalu. Tujuannya, yakni melakukan penilaian untuk akreditasi.
Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:
Follow juga akun instagram official kami: