Kepala UPT BKN Mamuju Sebut Penentuan Kelulusan CPNS 2018 Gunakan Sistem Rangking

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 se Sulawesi Barat, akan berakhir hari ini, tanggal 13 Desember.

Kepala UPT BKN Mamuju Sebut Penentuan Kelulusan CPNS 2018 Gunakan Sistem Rangking
nurhadi/tribunsulbar.com
Suasana SKB CPNS di kantor UPT BKN Mamuju, Jl. Marthadinata, Kelurahan Simboro, Kamis (13/12/2018) 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 se Sulawesi Barat, akan berakhir hari ini, tanggal 13 Desember.

Kepala UPT Badan Kepegawain Nasional (BKN) Mamuju, Jaiz mengatakan, setelah seluruh kabupaten melaksanakan SKB, hasilnya seleksi CPNS 2018 akan segera mengumumkan hasil.

Baca: 13 Peserta Seleksi CPNS Pemprov Sulbar Tidak Ikut SKB

Baca: Sscn.bkn.go.id- Link Pengumuman Hasil Tes SKD dan Peserta SKB Kemenag: Ini Tips Soal Agar Lulus!

"Untuk seleksi SKB, tidak ada istilah lulus atau tidak lulus karena tidak ada passing grade. Jumlah soal 100 kalau semua benar nilainya 500,"kata Jaiz kepada TribunSulbar.com, di kantor BKN Mamuju, Rabu (12/12/2018).

Jaiz menjelaskan, penetuan keluluskan CPNS 2018, merupakan hasil akumulasi nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan SKB.

"Nilai SKB nanti dikali 60 persen kemudian SKD dikali 40 persen. Kemudian digabung, yang menggabung adalah BKN, kemudian hasilnya diserahkan ke pemerintah daerah untuk diumumkan,"jelasnya.

"Jadi sistemnya juga rangking setelah diakumulasi, peserta yang paling tinggi itulah nanti yang kemungkinan lulus, kita belum boleh pastikan karna belum keluar pengumuman resmi,"tambahnya.

Dikatakan, khusus untuk penerimaan CPNS daerah, tidak dilakukan proses tes wawancara, karena dikhawatirkan terjadi kecurigaan.

"Beda kementerian atau lembaga pemerintah,"ucapnya.

Jaiz menuturkan, tingkat kehadiran peserta yang lolos tahap SKB sangat antusias. Sebab, yang awalnya tidak lulus passing grade, akhirnya bisa mengikuti tahap SKB setelah adanya Permenpan soal sistem rangking.

"Awalnya 1,4 persen untuk wilayah timur, namun dengan adanya Permenpan akhirnya mencapai 44,5 persen. Kita berharap, penerimaan CPNS ini berkelanjutan, karena setiap tahun ada pegawai yang pensiun,"kata dia.

Baca: Kuota CPNS Mamuju Didominasi Tenaga Kesehatan, Cek Rinciannya!

Baca: Ini Jadwal Tes SKB dan Lokasinya Untuk CPNS Mamasa

Sambil menunggu pengumuman resmi dari BKN, lanjutnya, para peserta yang sudah mengetahui poinnya, dapat menghitung sendiri peluang kelulusan menggunakan rumus.

"Jadi sekarang kalau mau tahu lulus atau tidak, jangan nilai sendiri yang dicari, tapi cari nilai pesaing. Kami pastikan proses ini tetap transparan, karena inspektorat dan Ombusdsman semua ada disni mengawasi,"tuturnya.(*).

Penulis: Nurhadi
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved