Mulai 18 Desember, Ketentuan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Bayi Berubah

Ketentuan sebelumnya, bayi dapat didaftarkan sebagai peserta BPJS kesehatan sejak dalam kandungan.

Mulai 18 Desember, Ketentuan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Bayi Berubah
TRIBUN TIMUR/EDYATMA JAWI
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Polewali Mandar (Polman), Harry Wibawa, Rabu (12/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Edyatma Jawi

TRIBUNPOLMAN.COM, POLMAN -- Ketentuan kebijakan pendaftaran bayi baru lahir bakal berubah.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Polewali Mandar (Polman), Harry Wibawa menjelaskan, ketentuan sebelumnya, bayi dapat didaftarkan sebagai peserta BPJS kesehatan sejak dalam kandungan. Namun itu akan berubah setelah berlakunya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 tentang jaminan kesehatan.

Pada regulasi baru, bayi dari keluarga peserta BPJS kesehatan dapat didaftarkan setelah lahir.

Baca: FOTO-FOTO Cantiknya Artis FTV Faye Nicole, Kerap Foto Bareng Vanessa Angel, Pencinta FTV Pasti Kenal

Baca: Hasil Liga Champions Dini Hari & Video Gol Liverpool-Spurs Lolos, Inter-Napoli Tersingkir

Baca: Skor 0-0, Live Streaming RCTI Liverpool Vs Napoli via Metube.Id Tanpa Buffer dan Acak di Sini

"Setelah 18 Desember 2018, ketentuan lama akan hilang," ungkap Harry Wibawa, Rabu (12/12/2018).

Kata Harry, dalam pasal 16 disebutkan, bayi baru lahir dari peserta jaminan kesehatan wajib didaftarkan paling lama 28 hari sejak dilahirkan. Jadi, keluarganya diberikan waktu hingga 28 hari pasca kelahiran untuk mendaftarkam bayi sebagai peserta jaminan kesehatan.

"Setiap bayi baru lahir terhitung mulai tanggal 18 Desember 2018, sudah menjadi peserta BPJS kesehatan sejak dia lahir. Dan untuk aktif kepesertannya tentu yang dibutuhkan harus mendaftar dan membayarkan iuran," jelasnya.

Dijelaskan, ketentuan ini muncul sebab banyaknya keluhan masyarakat selama ini. Banyak yang melahirkan di Rumah Sakit tapi hanya ibunya yang dijamin. Sementara si bayi tidak masuk jaminan kesehatan sebab tidak didaftarkan sejak dalam kandungan.

"Akhirnya jadi peserta umum," jelasnya.

Ia menambahkan, untuk regulasi baru diberikan tenggat waktu hingga 28 hari sejak kelahiran. Jika si bayi didaftarkan setelah 28 hari, maka dikenakan denda.

"Jadi untuk ibu hamis yang rencana melahirkan setelah 18 Desember ini, bisa segera mendaftarkan di bayi ketika dilahirkan," pungkasnya. 

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii
Penulis: edyatma jawi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved