Kapolres Gowa Sayangkan Aksi Main Hakim Sendiri yang Berujung Tewasnya Mahasiswa di Bajeng

Kapolres jebolan Akpol 1999 ini menyebut, ada missinterpretasi warga yang melihat sikap Khaidir di dalam Masjid Nurul Yasin.

Kapolres Gowa Sayangkan Aksi Main Hakim Sendiri yang Berujung Tewasnya Mahasiswa di Bajeng
tribungowa.com/ari maryadi
Caption: Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga merilis penetapan tersangka 7 pelaku penganiaya Muhammad Khaidir, di Kecamatan Bajeng, Gowa, Rabu (12/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ari Maryadi

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengaku menyayangkan tindakan aksi main hakim sendiri yang berujung maut terhadap Muhammad Khaidir (23 th), tercatat sebagai mahasiswa UIT Makassar.

Khaidir ditemukan tewas di halaman Masjid Nurul Yasin Kampung Jatia Kelurahan Mata Allo, Kecamatan Bajeng, Gowa, Senin (10/12/2018) pukul 02:00 dini hari lalu.

“Kami sangat menyayangkan aksi main hakim sendiri yang dilakukan oleh para pelaku, karena ini sangat bertentangan dengan hukum,” kata Shinto di pelataran Gedung Merah Putih Polres Gowa, Rabu (12/12) petang.

Baca: VIDEO: Ada 8 Pejabat Eselon II Daftar Calon Sekda Makassar, Siapa Mereka? Ini Nama-namanya

Baca: Gemar Belanja Online, Ini Tips WR 3 Universitas Pancasakti Makassar Agar Tak Kena Tipu!

Kapolres jebolan Akpol 1999 ini menyebut, ada missinterpretasi warga yang melihat sikap Khaidir di dalam Masjid Nurul Yasin.

Warga di sekitar masjid, kemudian merealisasikan sikap kemarahan dengan melakukan aksi main hakim sendiri.

“Siapapun yang main hakim sendiri, harus siap mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan konsekuensi hukumnya yang berlaku,” tegas Shinto mengakhiri.

Polres Gowa menetapkan 7 orang tersangka dalam kasus penganiyaan berujung maut Muhammad Khaidir. Ketujuh tersangka yaitu RDN (47), ASW (26), HST (18), IDK (52), SDS (53), INA (24) dan YDS (49).

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved