Delapan Pejabat Eselon Dua Ikuti Seleksi Calon Sekda Makassar

Sebanyak delapan pejabat eselon II jajaran Pemkot Makassar mengajukan berkas pendaftaran seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar.

Delapan Pejabat Eselon Dua Ikuti Seleksi Calon Sekda Makassar
fahrizal/tribuntimur,com
Sekretaris BKPSDM Makassar, Basri Rahman. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak delapan pejabat eselon II jajaran Pemkot Makassar mengajukan berkas pendaftaran seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar.

Hingga pendaftaran ditutup Rabu (12/12/2018) sore, tak ada lagi kandidiat yang memenuhi syarat datang membawa berkas pendaftaran.

Baca: Pemkot Makassar Terima Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub

Baca: Hari Terakhir Pendaftaran Calon Sekda Makassar, Pejabat Eselon II Ramai-ramai Daftar

Mereka yang mendaftar yakni Kepala Dinas PU M Ansar, Kadis Perikanan dan Peternakan Abd Rahman Bando, Kadis Pariwisata Rusmayani Majid, Kadis Perdagangan M Yasir.

Selain itu ada juga Kadis Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Andi Bukti Djufri, Kadis Sosial Mukhtar Tahir, Kepala Inspektorat Zainal Ibrahim, dan Kepala Bappeda Khadijah Iriani.

Sekretaris BKPSDM Kota Makassar, Basri Rahman sebelumnya mencatat sembilan pejabat mendaftar, termasuk Kadis Kominfo Makassar Ismail Hajiali.

Namun rupanya, Ismail yang sudah sempat datang ke BKPSDM Makassar membawa berkas, tidk mencatatkan diri dan menyimpan berkasnya, sehingga hanya dianggap delapan orang pendaftar.

"Tadi sudah datang bawa berkas, terus saya cek ke belakang ternyata beliau tidak simpan berkasnya dan tidak mencatat di loket sampai waktu pendaftaran ditutup," kata dia.

Basri menjelaskan, setelah proses pendaftaran, para calon akan melalui tahapan seleksi administrasi, assesment, penulisan gagasan, serta presentasi dan wawancara.

Baca: Lantik Kembali Sebagai PJ Sekda Makassar, Danny Akui Kinerja Naisyah Baik

Baca: Pj Sekda Makassar Lantik Dua Lurah dan Enam Auditor Muda

Seleksi administrasi akan dimulai pada Kamis (13/12/2018) besok yang dilakukan oleh lima orang panitia seleksi.

"Panitia seleksinya diketuai Staf Ahli Kemenpan Teguh Wijatnarko, trus wakilnya Pj Sekda Sulsel Ashari F Radjamilo, dan ada tiga guru besar yang ditunjuk KASN yaitu Prof Ismail Said, Prof Djuanda Nawawi, dan Prof Aminuddin Ilmar," ungkap Basri. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii
Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved