VIDEO: Kejari Mamuju Rilis Penanganan Kasus Korupsi 2018

Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Cahyadi Sabri, kepada sejumlah wartawan di kantor Kejari Mamuju

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, Sulawesi Barat, menangani delapan perkara kasus dugaan korupsi sepanjang 2018.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Cahyadi Sabri, kepada sejumlah wartawan di kantor Kejari Mamuju, Jl. Ks Tubun, Kelurahan Rimuku, Selasa (11/12/2018).

"Kalau dilihat dari berkas perkara, kami menangani delapan tindak pidana korupsi selama 2018. Masih ada tiga perkara dalam tahap pra penuntutan,"kata Cahyadi.

Ke delapan kasus tersebut, diantaranya penuntutan empat pimpinan DPRD Sulbar dalam perkara dugaan korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sulbar 2016.

"Namun dalam persidangan hakim berkata lain, tapi kami sudah mengajukan permohonan kasasi ke MA, tinggal menunggu putusan untuk menindak lanjuti proses hukumnya,"ujarnya.

Kemudian kasus tindak pidana korupsi pembukaan lahan/land clearing pengembangan perluasan dan pengelolan lahan perkebunan kelapa sawit di Desa Leling, Kecamatan Tommo.

"Ini menimbulkan kerugian miliaran, salah satu tersangka adalah manta Kadis Perkebunan. Kami sudah melakukan proses penahanan terhadapan tersangka sebanyak dua orang,"ungkapnya.

Kasus lain adalah, terkiat penyalahgunaan anggaran honorarium gaji BPD Desa Salu Le'bo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju, T.A 2018.

Serta pendistribusian beras restra Desa Salu Le'bo yang tidak sesuai peruntukannya dan dugaan korupsi material besi bekas pada pembangunan jembatan di Salu Le'bo.

"Kita sedang menggu putusan majelis hakim, dugaan kerugian negara sekitar Rp 1 miliar lebih, dengan tersangka Cornelius Chandra,"katanya.

"Kami juga sementara menunggu hasil audit dari ahli inspektorat Mamuju Tengah. Apaun hasilnya, itu akan kita tindak lanjuti,"tambahnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved