Pemkab Luwu Timur Dituntut Mandiri Soal Kebijakan dan Strategi Pembangunan

Tujuan seminar, memberikan masukan dalam penyusunan dokumen perencanaan jangka menengah

Pemkab Luwu Timur Dituntut Mandiri Soal Kebijakan dan Strategi Pembangunan
Ivan Ismar/Tribunlutim.com
Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Luwu Timur seminar penyusunan rencana induk penelitian dan pengembangan tahun 2019-2024 di Hotel I Lagaligo, Jl Soekarno Ha 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah atau Bapelitbangda Luwu Timur seminar penyusunan rencana induk penelitian dan pengembangan tahun 2019-2024 di Hotel I Lagaligo, Jl Soekarno Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (11/12/2018).

Tujuan seminar, memberikan masukan dalam penyusunan dokumen perencanaan jangka menengah. Sehingga mampu mengakomodir kebutuhan program penelitian dan pengembangan lingkup Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Luwu Timur.

Asisten Perekonomian dan Pengembangan Infrastruktur Luwu Timur, Budiman mengatakan sebagai daerah otonom Kabupaten Luwu Timur dituntut mandiri dalam menentukan kebijakan dan strategi pembangunan.

Baca: Tambah Paket Pelatihan, Usulan Anggaran Disnaker Bulukumba Tak Naik

Baca: Kejari Bone Rilis Penanganan Kasus Korupsi selama 2018

Baca: Banser Tanggap Bencana Sulbar Tambah 58 Anggota Baru

Sesuai dengan kondisi potensi, kebijakan dan strategi pembangunan daerah yang tepat dan berkualitas.

"Tentu tidak akan mungkin lahir tanpa pengkajian, penelitian dan pengembangan ilmiah," kata Budiman.

Ia berharap kebijakan penelitian dan pengembangan yang sudah direncanakan dalam penyusunan rencana induk dapat di manfaatkan sebagai rekomendasi.

Termasuk masukan dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah, serta perumusan kebijakan teknis bagi perangkat daerah di lingkup Pemkab Luwu Timur.

"Semoga rencana induk penelitian dan pengembangan mampu memberikan konstribusi positif mencapai visi Luwu Timur Terkemuka," tutur Budiman.

Ketua pelaksana, Safiuddin mengatakan rencana induk penelitian dan pengembangan merupakan produk kebijakan baru.

Penelitian dan pengembangan berperan penting dalam mendorong kemajuan suatu negara. Dimana hasil yang akurat dalam bentuk konsep, model, sekanario maupun pilihan kebijakan yang tepat.

"Dapat menjadi rekomendasi dalam mengatasi berbagai masalah yang timbul," kata Safiuddin. (*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved