BI Telurkan 3 Program Kemandirian Ekonomi Pesantren

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, punya tiga program pengembangan kemandirian ekonomi pesantren untuk mendukung pesantren sebagai basis arus eko

BI Telurkan 3 Program Kemandirian Ekonomi Pesantren
logo Bank Indonesia

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, punya tiga program pengembangan kemandirian ekonomi pesantren untuk mendukung pesantren sebagai basis arus ekonomi Indonesia.

Pertama, pengembangan berbagai unit usaha berpotensi yang memanfaatkan kerjasama antar pesantren.

Baca: Daihatsu Indonesia Masters Siap Digelar Januari 2019

Baca: Liga 1 Usai, Manajemen PSM Makassar Bahas Jadwal Libur Pemain

Kedua, mendorong terjalinnya kerjasama bisnis antar pesantren melalui penyediaan virtual market produk usaha pesantren sekaligus business matching.

Ketiga, pengembangan holding pesantren dan penyusunan standarisasi laporan keuangan untuk pesantren dengan nama Standar Akuntansi Pesantren Indonesia (Santri) yang dapat digunakan oleh setiap unit usaha pesantren.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Bank Indonesia pada acara high level discussion Fastabiqul Khairat melalui Pesantren sebagai Salah Satu Rantai Nilai Halal di Surabaya, Selasa (11/12/2018).

Event yang diselenggarakan sebagai rangkaian Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) 2018 selama 5 hari mulai (11-15/12/2018) di Surabaya.

"Ketiga program tersebut merupakan wujud dari pilar pertama dari tiga strategi utama Blueprint Pengembangan Ekonomi Keuangan Syariah Nasional yaitu pemberdayaan ekonomi syariah melalui pengembangan ekosistem rantai nilai halal (halal value chain)," katanya.

Ekosistem ini mengembangkan sektor usaha syariah melalui pemberdayaan pelaku usaha baik besar, UMKM, serta lembaga pesantren, termasuk pengembangan aspek kelembagaan dan infrastruktur pendukungnya.

Seperti pemberdayaan usaha pesantren dan pengembangan sektor usaha potensial seperti makanan, fashion dan pariwisata, serta virtual market.

Indonesia memiliki lembaga pesantren yang merupakan sebuah keunikan dan keunggulan dibandingkan negara lain dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, yaitu tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan namun memiliki potensi untuk dimanfaatakan dalam mencapai kemandirian ekonomi.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved