Perawat Honorer dan Sukarela Mogok Kerja, dr. Titin: Segera Kembalikan Identitas Petugas RSUD

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju, mengeluarkan himbauan kepada perawat honoret dan sukarela yang melakukan aksi mogok kerja

Perawat Honorer dan Sukarela Mogok Kerja, dr. Titin: Segera Kembalikan Identitas Petugas RSUD
HANDOVER
Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju, mengeluarkan himbauan kepada perawat honoret dan sukarela yang melakukan aksi mogok kerja, sejak, Kamis (6/12/2018).

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju, mengeluarkan himbauan kepada perawat honoret dan sukarela yang melakukan aksi mogok kerja, sejak, Kamis (6/12/2018).

Dalam himbauan tersebut, Direktur RSUD dr. Titin Hayati meminta, kepada tenaga perawat dan sukarela untuk mengembalikan identitas sebagai petugas RSUD Mamuju.

Baca: FOTO: Phinisi Hospitality Indonesia Bersama Bank Bukopin Bakal Gelar Food Festival

Baca: VIDEO: PMII Unjuk Rasa Peringati HANI 2018 di Kantor Kejari Mamuju

"Bagi tenaga kontrak dan sukarela yang tidak melaksanakan tugas di RSUD karena mengikuti aksi mogok kerja, untuk segera mengembalikan kantu identitas sebagai petugas RSUD Mamuju,"begitu himbauan Direktur RSUD Mamuju dalam selebaran yang diterima Tribun Sulbar, Senin (10/12/2018).

Selainh itu, surat himbauan itu juga menghimbau tenaga kontrak dan sukarela RSUD Mamuju yang mogok kerja dan masih ingin kembali bertugas, pihaknya beri waktu hingga hari ini, Senin 10 Desember 2018 untuk melaporkan diri.

"Bagi para pasien, sehubungan terjadinya aksi mogok kerja tenaga perawat kontrak daerah maupun sukarela, pihak rumah sakit melakukan penggabungan ruangan perawatan,"tulisnya dalam himbauan itu.

Pasien perawatan Anggrek, Cempaka dan Mawar, ditempatkan di ruangan perawatan Anggrek. Sementara Pasien perawatan Melati dan Seruni, disatukan di ruangan perawatan Melati.

"Penempatan tenaga perawat akan diatur melalu surat penugasan dan berlaku sampai kondisi ketenagaan dapat sesuai dengan standar kebutuhan tenaga," ujarnya.

Baca: Ini Kata Ketua LSM-KAPAK Tentang Hari Anti Korupsi

Baca: Bupati Sinjai Terima Penghargaan Bidang Pelayanan Publik

Ia juga himbauan, perawat yang telah ditempatkan, agar senantiasa mengikuti pengaturan jadwal tugas yang telah diatur oleh penanggung jawab ruangan.

Sampai berita ditayangkan, Tribun belum mendapatkan konfirmasi terkait surat himbauan tersebut.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii
Penulis: Nurhadi
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved