Hari Anti Korupsi

Hari Anti Korupsi Internasional, PMII Mamuju Unjuk Rasa di Mapolda Sulbar

PMII Mamuju menyoroti sejumlah kasus korupsi yang masih mandek di meja penyidik Polda Sulbar.

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Puluhan kader PMII Mamuju, unjuk rasa memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HANI) di Mapolda Sulbar, Jl. Aiptu Nurman, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Senin (10/12/2018).

Di Hari Anti Korupsi, PMII Mamuju unjuk rasa menyoroti sejumlah kasus korupsi yang masih mandek di meja penyidik Polda Sulbar.

Salah satunya, kasus dugaan korupsi Alat Peraga Kampanye (APK) Pilgub Sulbar 2017, yang berproses sejak akhit tahun 2016 Namun, sampai saat ini belum menuai titik terang.

Baca: Gasmator Sambangi Kejaksaan Negeri Tator di Hari Anti Korupsi, Ini Kata Kajari

Baca: Tata Nexon Raih Bintang 5 dalam Peringkat Keamanan Dewasa dari Global NCAP

Baca: Ada Periksa Kanker Serviks Gratis di Kimia Farma Bantaeng

Selain itu, mereka juga meminta Polda Sulbar untuk mengusut dugaan ada mafia proyek di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemprov Sulbar.

Sebab, kata Koordinator Lapangan Heriansyah, gagal dan bahkan putusnya kontrak sejumlah pekerjaan di Pemprov Sulbar, diduga karena ada oknum yang bermain mata dengan pejabat tertentu.

Mereka juga meminta Polda juga mengusut anggaran kesehatan di Rumah Sakit Regonal Sulbar, yang dianggarkan Rp 7 miliar pada tahun anggaran 2018 namun yang terealisasi baru Rp 1 miliar.

"Meraka mendorong dan mendukung Polda Sulbar, untuk menuntaskan seluruh kasus korupsi di Sulawesi Barat, jangan sampai mafia proyek semakin meraja lelah,"teriak Heriansyah.

Simak videonya.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved