Hari Anti Korupsi

Gasmator Sambangi Kejaksaan Negeri Tator di Hari Anti Korupsi, Ini Kata Kajari

Mahasiswa menyampaikan beberapa poin kepada Kejaksaan Negeri Tana Toraja diantaranya

Gasmator Sambangi Kejaksaan Negeri Tator di Hari Anti Korupsi, Ini Kata Kajari
Risna/Tribuntoraja.com
Kajari Tana Toraja, Jefri Penanging Makapedua saat menerima mahasiswa Gasmator yang berunjuk rasa di kantor Kejari Tana Toraja, Jalan Pongtiku, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulsel, Senin (10/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Puluhan mahasiswa tergabung dalam Gerakan Solidaritas Mahasiswa Toraja atau Gasmator menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja di Jalan Pongtiku, Kecamatan Makale, Senin (10/12/2018).

Pengunjuk rasa menyatakan sikap melawan korupsi yang meraja lela di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.

Mahasiswa menyampaikan beberapa poin kepada Kejaksaan Negeri Tana Toraja diantaranya, penyalahgunaan dana desa yang tidak sesuai kenyataan, kurangnya perhatian pemerintah di sektor pendidikan.

Baca: Bimtek Tiga Hari, DPRD Luwu Utara Gandeng UIM Makassar

Baca: Spesial Harbolnas, RitelAku Beri Promo Serba Rp 12 Ribu

Baca: Hari Anti Korupsi, Satreskrim Polres Jeneponto Banyak Terima Aduan Penyalahgunaan ADD

Menanggapi itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Jefri Penanging Makapedua mengatakan, pihaknya sudah mengawal dana desa dengan melibatkan tiga pilar yaitu kejaksaan, TNI dan Polri.

"Babinsa dan Babinkamtibmas yang ada di Desa itu semua dilibatkan, mereka menjadi mitra kita di desa, kami akan memanilisir penyimpangan yang berdampak pada korupsi," tutur Jefri.

Jefri menjelaskan, bersama pihaknya dan jajaran kejaksaan sangat membuka diri kepada segenap mahasiswa untuk memberikan laporan, kritikan serta masukan kepada Kejari Tana Toraja

"Saya ingatkan kepada jaksa dan semuanya di Kejari Tana Toraja, jangan melakukan hal berkaitan korupsi, ada pengawasan TP4D bermasalah kami proses dan ditutup jika main-main dalam proyek," ucap Jefri yang ikut bergabung di atas mobil mahasiswa pengunjuk rasa.

Dikatakannya, saat ini kejaksaan mendidik anak Toraja untuk menjauhi kejahatan termasuk korupsi, menyemangati generasi kedepan mengantikan kepala daerah di masa akan datang, sebab pemuda bisa dipercaya dan memberi semangat membangun daerah.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami:

(*)

Penulis: Risnawati M
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved