2018, Kejari Maros Usut Empat Kasus Korupsi Pasar dan ADD

Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros mengusut empat kasus dugaan korupsi, selama tahun 2018. Kasus tersebut berkaitan dengan pasar, jembatan dan perintisan

2018, Kejari Maros Usut Empat Kasus Korupsi Pasar dan ADD
ansar
Kepala Kejari, Noor Ingratubun didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus), Muh Fahrizal (kanan) dan Kasi Intel, Muh Adib Adam (kiri), saat jumpa pers di ruang kerjanya. 

Dalam kasus tersebut, Inspektorat menemukan indikasi kerugian negara sebesar Rp 223 juta.

Untuk tahun 2016, Kejari juga menemukan kelebihan jam kerja ekskavator pada proyek pelebaran jalan Dusun Cindakko senilai Rp 336 juta.

Berdasarkan bukti Lpj, proyek tersebut telah menghabiskan anggaran Rp 893 juta. Padahal anggaran yang telah habis hanya Rp 336 juta. Selisih anggaran Lpj dan fisik sebesar Rp 560 juta.

"Dalam kasus kami juga menemukan selisih jam kerja penggunaan ekskavator, biaya bahan bakar, upah operator dan pembantu sebesar Rp336 juta. Itu masuk dalam kerugian negara," katanya.

Sementara kasus yang melibatkan Kepala Desa Bonto Manurung, Kecamatan Tompobulu, Muhammad Haris, telah divonis oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar.

Haris terbukti sah dan meyakinkan, melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) tahun 2014-2015 yang telah merugikan negara sebesar Rp 191 juta.

Majelis hakim memutuskan menjatuhkan vonis kepada terdakwa, selama satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta.

Jika terdakwa tidak mampu bayar denda, maka diganti dengan satu bulan penjara.

"Kepala desa Bonto Manurung, Tompbulu, Haris telah divonis satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta. Terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dana desa," katanya.

Haris terbukti melanggar pasal 3 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 jo 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Baca: Bursa Transfer Liga 1 2019: Oh In-Kyun Ucapkan Terima Kasih, Bauman ke Argentina, Tinggalkan Persib?

Baca: Lewat Aplikasi LAPOR, Pemkab Bulukumba Terima Penghargaan Kemenpan-RB

Halaman
1234
Penulis: Ansar
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved