2018, Kejari Maros Usut Empat Kasus Korupsi Pasar dan ADD

Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros mengusut empat kasus dugaan korupsi, selama tahun 2018. Kasus tersebut berkaitan dengan pasar, jembatan dan perintisan

2018, Kejari Maros Usut Empat Kasus Korupsi Pasar dan ADD
ansar
Kepala Kejari, Noor Ingratubun didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus), Muh Fahrizal (kanan) dan Kasi Intel, Muh Adib Adam (kiri), saat jumpa pers di ruang kerjanya. 

Penetapan tersangka dilakukan, setelah penyidik melakukan pemeriksaan saksi, termasuk Kepala Desa Bonto Matinggi, Haerul dan pendamping desa.

Kepala Desa (Kades) Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Mulawarman juga telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2015- 2016.

Penetapan tersangka dilakukan oleh Kejari dalam kasus tersebut, setelah penyidik melakukan pemeriksaan saksi.

"Kepala Desa Bonto Somba telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi ADD dan DD tahun 2015-2016. Penetapan dilakukan setelah kani melakukan pengumpulan alat bukti," katanya.

Pengusutan kasus ADD dan DD di Desa Bonto Somba dilakukan Kejari, setelah adanya laporan warga terkait proyek perintisan jalan di Dusun Bara- perbatasan Malino, tahun 2015 lalu.

Pada perintisan jalan tersebut, ditemukan indikasi mark up harga sewa dan kelebihan jam kerja ekskavator.

Berdasarkan bukti laporan pertanggungjawaban anggaran pembangunan tahun 2015, harga sewa eskavator hanya sebesar Rp 96, 8 juta.

"Pada Lpj sewa ekskavator Rp 650 ribu per jam. Harga itu sudah termasuk ongkos operator, dan BBM. Padahal, jika berdasarkan standar biaya sewa eskavator hanya Rp 485 ribu per jam," katanya.

Selisih harga sewa ekskavator per jam yang ditemukan Kejari sebesar Rp 165 ribu. Selain itu, jam sewa ekskavator tersebut juga melebihi ketentuan.

Seharusnya, harga sewa ekskavator hanya Rp126 juta untuk merampungkan proyek perintisan jalan Dusun Bara- perbatasan Malino. Jaraknya hanya 2.800 meter.

Halaman
1234
Penulis: Ansar
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved