Senam Bareng Insan Kesehatan di CFD Sudirman, Ketua PKK Sulsel Tekankan Kurangi Pemakaian Plastik

hadir langsung Ketua PKK Sulsel, Liestiaty F Nurdin, istri Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, serta Kadis Kesehatan Sulsel Dr Bachtiar Baso.

Senam Bareng Insan Kesehatan di CFD Sudirman, Ketua PKK Sulsel Tekankan Kurangi Pemakaian Plastik
Dok Dinkes Sulsel
Ketua PKK Sulsel senam bareng Insan Kesehatan d CFD Sudirman 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Car Free Day Jl Jenderal Sudirman, kota Makassar dibuat ramai oleh kegiatan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.

Bagaimana tidak, para insan kesehatan ini mengajak masyarakat yang sedang berolahraga untuk senam sehat di akhir pekan.

Istimewanya, hadir langsung Ketua PKK Sulsel, Liestiaty F Nurdin, istri Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, serta Kadis Kesehatan Sulsel Dr Bachtiar Baso.

Baca: PSM Makassar Vs PSMS Medan - Marc Klok Gandakan Kedudukan PSM

Baca: Link Live Streaming MNCTV Piala Asia Futsal U-20 Indonesia vs Thailand, Nonton Disini Tanpa Buffer

Baca: Sandro Buka Keunggulan PSM atas PSMS di Menit 14

Usai senam, Liestiaty berinteraksi dengan pengunjung CFD Sudirman, serta beberapa tim medis yang hadir diacara tersebut.

Liestiaty saat itu juga mengampanyekan tentang hidup sehat dengan mengurangi peggunaan berbahan plastik.

Menurutnya sampah plastik masih menjadi permasalahan serius di Indonesia bahkan dunia.

Informasi yang ia terima, jumlah timbulan sampah plastik diperkirakan sebesar 14 persen dari total jumlah timbulan harian atau 24.500 ton per hari, ini setara dengan setara 8,96 juta ton per tahun.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik.

"Pesan saya kurangi pemakaian plastik, saya ingin sekali masyarakat kita tidak lagi memakai botol plastik untuk minum," kata Liestiaty.

Untuk mendukung hal tersebut, dia mempraktikan dengan selalu membawa botol minum kemana-mana.

"Saya bawa tumbler, ini harus, karena sampah (plastik) kita sudah hampir 11 juta ton pertahun, ini untuk Indonesia," Sebutnya.

Ia menambahkan sampah plastik ini perlu seratus tahun baru hancur, jika dibakar akan jadi racun. (sal)

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved