Hari Anti Korupsi

Berantas Korupsi, Ini Program Unggulan Kejari Polman

encegahan diutamakan agar tindak pidana korupsi tidak terjadi. Lagipula, itu lebih penting ketimbang mengobati atau menangani setelah terjadi korupsi.

Berantas Korupsi, Ini Program Unggulan Kejari Polman
Edyatma Jawi/Tribunmajene.com
Kantor Kejaksaan Negeri Polman di Kecamatan Polewali, Polman, Sulbar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Edyatma Jawi

TRIBUNPOLMAN.COM, POLMAN -- Untuk penanganan tindak pidana korupsi, Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar (Polman) mengutamakan upaya preventif melalui pencegahan.

Kasi Intel Kejari Polman, Muhammad Subhan mengatakan, pencegahan diutamakan agar tindak pidana korupsi tidak terjadi. Lagipula, itu lebih penting ketimbang mengobati atau menangani setelah terjadi korupsi.

"Kalau memberantas itu mungkin sudah wajib dilakukan, tapi yang paling utama saat ini adalah pencegahan," ujar Muhammad Subhan, Minggu (9/12/2018).

Baca: Laga PSM vs PSMS Medan - Ketua Slankers Sulbar Prediksi PSM Menang Telak

Baca: Memalukan! ini Video Detik-detik Ezechiel Bertengkar dengan Bauman, Mario Gomez Kecewa

Baca: TRIBUNWIKI: Blackpink Lagi Naik Daun, Ini Data Diri Personel, Lengkap dengan Akun Medsosnya

Untuk mencegah korupsi, Kejari Polman melaksanakan berbagai program. Diantaranya, jaksa menyapa sebagai media pembelajaran untuk menyampaikan berbagai hal tentang korupsi.

Program jaksa menyapa, lanjut Subhan, Kejari Polman rutin mendatangi Radio Mario FM Polman dan RRI Makassar. Melalui saluran radio itu, pesan pencegahan korupsi disampaikan.

Program lainnya yakni, jaksa masuk sekolah. Program ini berupa kunjungan ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman pada siswa tentang pencegahan korupsi.

Adapula program penyuluhan dan penerangan hukum di desa-desa. Tim Kejari Polman rutin mendatangi desa untuk memberikan penyuluhan hukum.

"Namun karena keterbatasan personel dan juga dana, ya mungkin tidak semua desa. Tapi secara bertahap, tiap tahun itu ada sekitar tiga atau empat desa kami lakukan," katanya.

Program lain, lanjut Subhan, Kejari Polman juga tergabung dalam tin sapu bersih (Saber) pungutan liar (Pungli). Subhan aktif menjadi pemateri dalam sosialisasi tentang pungli melalui tim tersebut.

Serta program paling penting yakni pendampingan program pemerintah melalui Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Kata Subhan, TP4D merupakan pendampingan pada proyek pemerintah daerah. Itu dilakukan untuk mencegah terjadinya korupsi dalam proyek yang didampingi. (*)

Penulis: edyatma jawi
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved