Mendagri Teken SK Angkat PTT Tenaga Medis di Seluruh Indonesia

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) mengeluarkan surat keputusan kepada gubernur dan bupati/wali kota se Indonesia untuk mengangk

nurhadi
Ratusan tenaga kontrak yang tergabung dalam Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) berunjuk rasa di kantor Gubernur Sulawesi Barat Jumat(20/7/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-  Kabar baik untuk pegawai tidak tetap (PTT) untuk profesi tenaga medis.

Baru-baru ini, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) mengeluarkan surat keputusan kepada gubernur dan bupati/wali kota se Indonesia untuk mengangkat pegawai tidak tetap (PTT) Kementerian Kesehatan (dokter, Dokter gigi dan bidan) sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tertanggal 2 Desember 2018.

Baca: BREAKING NEWS: Pasutri Bandar Narkoba Kampung Sapiria Diciduk, Bukti Sabu 100 Gram

Baca: UPT Pendapatan Wilayah Pangkep Ajak Warga Taat Pajak

Sehingga, tenaga kesehatan harus sudah terdaftar dan tervalidasi dalam Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg) yang masih aktif melaksanakan tugas tertanggal 1 Desember 2015.

Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah akan menandatangani memorandum of understanding (MoU) pengangkat tenaga medis PTT ini.

Baca: Wakil Ketua I DPRD Bulukumba Ajak Kaum Emak Sadar Politik

Baca: Untuk Tingkatkan Kesejahteraan, Warga Lau Maros Dilatih Kewirausahaan

Sebelumnya, sebanyak 61 orang Pegawai Tidak Tetap (PTT) berprofesi bidan mendatangi Menara DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Senin (10/4/2017).

Mereka menolak masuk dalam pegawai kontrak karena tak terangkat menjadi PNS.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved