Kemenkeu Bakal Naikkan Gaji Kepala Daerah, Alasannya Berhubungan dengan Tindak Korupsi

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, sedang mengkaji terkait perubahan remunerasi atau GAJI sekaligus tunjangan kepala daerah d

Kemenkeu Bakal Naikkan Gaji Kepala Daerah, Alasannya Berhubungan dengan Tindak Korupsi
TribunJogja
Kabar gembira dari Kemenkeu bagi Kepala Daerah di seluruh Indonesia. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kabar gembira dari Kemenkeu bagi Kepala Daerah di seluruh Indonesia. 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, sedang mengkaji terkait perubahan remunerasi atau GAJI sekaligus tunjangan kepala daerah di Indonesia.

Hal ini dilakukan seiring dengan masih banyaknya pejabat selevel kepala daerah yang tersandung kasus korupsi dan harus berhubungan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kita melakukan kajian, kita juga menyampaikan kepada Pak Presiden, karena presiden juga punya konsentrasi yang sama seluruh tatanan remunerasi. Terutama untuk pejabat-pejabat di daerah," kata Sri Mulyani di Jakarta Selatan, Rabu (5/12/2018).

Baca: Klik Sscn.bkn.go.id - 6 Tips Lulus Tes SKB CPNS 2018 Kemenag & Berikut Link Pengumuman SKD Kemenag

Baca: Hasil dan Klasemen Liga Inggris - MU Seri, Liverpool Belum Terkalahkan. Bagaimana Nasib Chelsea?

Baca: Hasil Liga Inggris & Cuplikan Gol MU-Arsenal Seri, Liverpool-Spurs Menang, Chelsea Tumbang

Sri Mulyani menuturkan, hasil kajian itu segera disampaikan dalam waktu dekat ini.

Mereka kini tengah mempelajari seberapa besar dampak kenaikan gaji itu, supaya kepala daerah tidak korupsi.

"Tentu kita akan lihat bagaimana implikasinya terhadap penyelenggaraan (pemerintahan)," ujarnya.

Menurut dia, saat ini seluruh komponen remunerasi dan tunjangan kepala daerah perlu diperbaiki secara sistematik serta menyuruh.

Namun, kini belum ada kajian seberapa mendesak perubahan remunerasi itu.

"Sehinga memang sudah saatnya perlu untuk dibenahi secara baik," pungkasnya.

Baca: Skor, Live Streaming RCTI Manchester United MU Vs Arsenal Tanpa Buffer di Sini

Baca: Manajemen Sriwijaya FC Geram Pada Pelatih Persija, Ini Penyebabnya

Baca: PSM Patut Waspada, Klub Malaysia Incar Wiljan Pluim

Halaman
12
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved