Liga 1 2018

Manager Mitra Kukar Ajak Hamka Hamzah Main di Liga 2, Agri Winata: Itu Sedang Bercanda

Pernyataan tersebut menjadi gempar di suporter Makassar karena merasa ada match fixing antara Mitra vs Persija nantinya

Manager Mitra Kukar Ajak Hamka Hamzah Main di Liga 2, Agri Winata: Itu Sedang Bercanda
Instagram
Kapten Arema, Hamka Hamzah saat live di instagram

TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR - Jelang laga Persija menjamu Mitra Kukar pada Sabtu (8/12) nanti, menjadi sebuah perbincangan hangat d ikalangan pecinta sepak bola, tidak hanya mereka yang mendukung kedua tim tapi juga hampir di seluruh Indonesia.

Mengapa tidak, saat ini Mitra Kukar benar-benar berada diujung tanduk, jika mereka gagal mencuri poin di laga tandang menghadapi Jakarta, mereka akan langsung tersingkirkan ke Liga 2 musim depan.

Sementara, skuat Macan Kemayoran ingin mempertahankan keunggulan mereka yang saat ini berada di puncak klasemen, dengan mengamankan tiga poin mereka di laga kandang. Jika Persija gagal, PSM Makassar akan habis-habisan untuk mengejar poin untuk finish di puncak klasemen.

Akibat perbincangan Rony Fauzan, manajer Mitra Kukar disiaran langsung media sosial instagram pemain Kapten Arema, Hamka Hamzah, dimana Rony Fauzan menuliskan di kolom komentar saat live berlangsung, yaitu 'Main di Liga 2 with Mitra' itu langsung membuat heboh, terutama dikalangan suporter PSM Makassar.

Mereka berpendapat bahwa Mitra Kukar akan menyerah, padahal Mitra masih akan bermain 1 kali lagi lawan Persija.

Pernyataan tersebut menjadi gempar di suporter Makassar karena merasa ada match fixing antara Mitra vs Persija nantinya, dimana seakan-akan Rony sudah mengetahui hasil akhir dari timnya nanti.

Tribunkaltim.com, mencoba mengkonfirmasi lebih lanjut mengenai hal tersebut, melalui Media Officer Naga Mekes, Agri Winata, Rabu (5/12) mengatakan, rumor tersebut tidak benar.

Karena apa yang dituliskan oleh manajer Mitra Kukar tersebut dikolom komentar Hamka hanya sebatas candaan semata, ya menurut penuturan Agri, Rony tengah bercanda dengan Hamka saat itu.

"Tidak lah, itu sedang becanda saja dia sama Hamka," ucap Agri Winata.

Menurutnya tidak ada match fixing atau pengaturan skor yang terjadi, Agri menegaskan bahwa laga belum berlangsung, dan perjuangan belum selesai. Karena itu, menurutnya Mitra akan terus berjuang habis-habisan untuk bertahan di Liga 1 musim depan nanti.

"Tanding saja belum, kok disebut ada match fixing, Mitra Kukar tetap akan habis-habisan nanti lawan Persija," tegasnya.

Memang, isu mafia sepak bola yang melakukan pengaturan skor sedang mencuat beberapa waktu ini. Match fixing adalah suatu jenis pengaturan hasil akhir yang bersifat konvensional, bisa dalam bentuk tim atau atlit individu yang dibayar untuk 'sengaja' kalah.(*)

Penulis: Ilham Mulyawan Indra
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved